Trans Studio Samarinda
Kemacetan jadi Senjata Baru DPRD Tolak Trans Studio
Kemacetan nampaknya akan menjadi senjata baru DPRD Kaltim untuk memindahkan Trans Studio dari eks Hotel Lamin Indah, Samarinda.
Penulis: Rafan Dwinanto |
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kemacetan nampaknya akan menjadi senjata baru DPRD Kaltim untuk memindahkan Trans Studio dari eks Hotel Lamin Indah, Samarinda.
Hal ini terlihat dari tanggapan beberapa Anggota DPRD Kaltim, usai mendengar paparan dari Pusat Kajian Pengembangan Wilayah (PWKP) Universitas Mulawarman (Unmul), Selasa (1/12/2015).
Diketahui, PWKP melakukan penelitian kelayakan Trans Studio di eks Lamin Indah dari beberapa faktor kemacetan dan lingkungan, serta persepsi masyarakat.
Ketua PKWP Unmul Mulyadi memaparkan pembangunan Trans Studio di eks Lamin Indah akan menimbulkan kemacetan luar biasa di Jalan Bhayangkara.
Baca: Ini Pandangan Berbeda Anggota DPRD Soal Lokasi Trans Studio
"Kalau memang demikian (macet), saya orang yang pertama menolak Trans Studio di Jalan Bhayangkara," tegas Martinus dari Fraksi PDIP, usai mendengar pemaparan Mulyadi.
Tidak kalah tegas dengan Martinus, Ketua Fraksi PKB Syafruddin juga menyatakan penolakannya. Alasannya, dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Samarinda, sarana hiburan dan rekreasi diarahkan ke wilayah Samarinda Utara.
"Alasan lain, tujuan SMAN 1 dan SMPN 1 dipindah dari Jalan Bhayangkara ke Jalan Kadrie Oening untuk mengurai kemacetan di Jalan Bhayangkara. Lantas mengapa sekarang Trans Studio mau dibangun di sana?" tutur Syafruddin. (*)
***
Follow @tribunkaltim Tonton Video Youtube TribunKaltim
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/wahana-vertigo-trans-studio_20151202_115111.jpg)
