Rabu, 8 April 2026

Dubai Bekukan Semua Penjualan Produk Donald Trump

Pernyataan pedas Donald Trump tentang Muslim menuai kritik pedas dari berbagai pihak, terutama dari negara-negara Islam dunia.

Donald Trump South Carolina
Donald Trump berpidato di Mount Pleasant, South Carolina, Selasa (08/12/2015). 

TRIBUNKALTIM.CO -- Pernyataan pedas Donald Trump tentang Muslim menuai kritik pedas dari berbagai pihak, terutama dari negara-negara Islam dunia.

Salah satu yang langsung bertindak nyata adalah Dubai Landmark Group, yang membekukan semua penjualan produk Trump berlabel "Trump Home Decor".

Perwakilan Partai Republik itu memicu kemarahan global setelah memberikan pernyataan pada Senin (7/12/2015) untuk melarang semua Muslim memasuki negara Amerika Serikat.

Atas pernyataan itu, Landmark Group yang berbasis di Dubai, Uni Emirat Arab, dan telah menjalankan 1.350 toko di seantero Timur Tengah, Afrika, dan subkontinen India itu mengambil tindakan terhadap semua produk milik Trump.

Kelompok bisnis yang menaungi Centrepoint, Splash, dan Babyshop itu menandatangani kesepakatan pada bulan Februari tahun ini untuk menjual produk Trump Home Decor di gerai-gerai perlengkapan gaya hidup mereka.

Baca: Apa Saja Bisnis Donald Trump di Negara Muslim? Ini Daftarnya ...

Penjualan itu dilakukan untuk pelanggan di Uni Emirat Arab (UEA) dan kawasan Teluk yang lebih luas. Namun, pada Rabu (9/12/2015), Landmark Group menyatakan untuk memberhentikan semua penjualan produk Trump tanpa terkecuali di semua toko.

Trump Home Decor menjual berbagai macam kebutuhan rumah, yakni pencahayaan dinding, aksesori kamar mandi, cermin, dan peralatan rumah lainnya.

"Mengingat pernyataan terbaru yang dibuat Trump di media Amerika Serikat, kami menangguhkan semua penjualan produk Trump Home Decor," kata Kepala Eksekutif Divisi Perlengkapan Gaya Hidup Sachin Mundhwa.


damac properties -- Akoya Oxygen, Dubai, Uni Emirate Arab

Meski begitu, lapangan golf milik Trump yang dikembangkan oleh Akoya Damac di pinggiran Dubai masih akan terus berlanjut. Hal itu disampaikan oleh pengembang pada Selasa (8/12/2015) lalu.

Donald Trump yang dikenal sebagai miliarder dan bintang televisi itu memimpin Partai Republik dalam persaingan menjadi presiden Amerika Serikat berikutnya semenjak jajak pendapat dimulai.

Bersamaan dengan hal itu, Trump mulai menebar kontroversi, termasuk soal komentar rasisnya terhadap rakyat China dan Meksiko, jurnalis, serta para penyandang cacat.

Baca: VIDEO -- Kesal, Bos Amazon pun Ingin Kirim Donald Trump ke Luar ...

Namun, pernyataan terbarunya soal Muslim menyulut amarah dunia, dan dianggap sebagai sebuah penghinaan bagi dunia Islam. Selain itu, retorika Trump juga telah dianggap melewati batas.

"Sementara individu, perusahaan, dan pemegang merek telah bergerak menuju sikap bertanggung jawab secara sosial, mereka juga perlu untuk menampilkan tanggung jawab terhadap individu, budaya, dan agama," kata Ketua Agensi Merek Firefly Milward Brown. (Ridwan Aji Pitoko)

***

  Follow  @tribunkaltim Tonton Video Youtube TribunKaltim


Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved