Minggu, 10 Mei 2026

Gempa Kalimantan Utara

Gempa Subuh Tadi Diklaim Terbesar di Nunukan

Eko mengatakan, meskipun gempa ini merupakan jenis tektonik yang biasa diikuti dengan tsunami, namun dipastikan gempa kali ini hanya pergerakan lempen

Tayang:
earthquake.usgs.gov
Gempa bumi berkekuatan 6,1 pada Skala Richter terjadi di Kalimantan Utara, Senin (21/12/2015) dinihari. Guncangan gempa terasa hingga sebagian wilayah Kota Kinabalu, Malaysia dan Kepulauan Jolo, Filipina.(earthquake.usgs.gov) 

Laporan Wartawan tribun Kaltim, Niko Ruru

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Badan Meteorologi dan Geofisika Kabupaten Nunukan mengklaim, gempa bumi yang terjadi pukul 02.47 Wita, Senin (21/12/2015) memberikan dampak terbesar yang pernah terjadi di Pulau Nunukan.

"Kami juga kaget, kok bisa ada gempa seperti ini?'' kata prakirawan BMKG Nunukan, Eko Trisantoro, Senin (21/12/2015).

Gempa 6,1 skala richter (SR) yang berpusat pada koordinat 3,61 LU, 117.67 atau 29 kilometer timur laut Kota Tarakan dengan kedalaman 10 kilometer ini, lebih besar dibandingkan gempa pada tahun lalu yang mencapai 5,8 SR.

Eko mengatakan, meskipun gempa ini merupakan jenis tektonik yang biasa diikuti dengan tsunami, namun dipastikan gempa kali ini hanya pergerakan lempeng bumi biasa. (baca juga: BMKG: Hingga Pukul 06.30 Wita Sudah Terjadi Gempa Bumi Susulan Sebanyak 15 Kali )

“Meskipun dalam prosesnya gempa susulan dengan skala lebih kecil terjadi beberapa kali setelahnya,” ujarnya.

Kepala BMKG Kabupaten Nunukan, Taruna Mona mengatakan, gempa tektonik dengan jaringan sesar mulai dari Filipina sampai Tarakan ini berdampak pada kerusakan bangunan di beberapa wilayah yang masuk dalam alur pergerakan lempeng bumi.

“Dan efeknya bisa dirasakan secara langsung. Itu bisa dirasakan di Tarakan 4,5 mmi, kemudian Tanjung Selor dan Nunukan sama 3 sampai 4 mmi,'' katanya.

Dia mengatakan, setelah subuh tadi ada beberapa kali gempa susulan. Namun hal itu tidak lagi terlalu dirasakan masyarakat.

“Kecuali di wilayah Tarakan yang berdampak pada kerusakan bangunan dan infrastruktur jalan, karena masuk dalam jalur gempa yang bergerak secara sesar mendatar,” ujarnya. (*)

***

Follow  @tribunkaltim Tonton Video Youtube TribunKaltim

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved