Liga Inggris
Hari Penghakiman Louis van Gaal menjamu Chelsea, Apa Rencanamu Meneer?
Van Gaal dalam situasi buruk," kata Wyett. "Dia kehilangan pemain (cedera) beberapa minggu yang lalu dan dia sekarang kehilangan kepercayaan penggemar
TRIBUNKALTIM.CO - Nama Manajer Manchester United Louis van Gaal jadi perbincangan.Tentunya terkait kondisi Setan Merah yang tidak kunjung membaik. Empat laga terakhir, semuanya berujung pada kekalahan.
Pertandingan terakhir pada Boxing Day, anak asuhan van Gaal takluk atas Stoke City. Ini artinya catatan rekor Manchester United selalu memang pada Boxing Day sejak tahun 12 tahun terakhir telah tercoreng.
Dalam kondisi ini sang Meneer telah kehilangan kepercayaan dari pemain dan fans. Dan hari-harinya selalu dikaitkan dengan pintu keluar Old Trafford.
Nah, kabarnya, satu laga menanti nasib van Gaal. Bila kembali kalah pada laga besar menjamu Chelsea, Selasa (29/12/2015) dinihri Wita. Maka hari penghakiman telah ditentukan.

Sang Meneer sudah menangani Setan Merah 18 bulan di Old Trafford ternyata belum menjanjikan. Tersingkir dari Liga Champions dan terseok-seok di Liga Primer Inggris. (baca juga: Apa Jadinya Bila Nyemar Pindah ke Real Madrid? )
Kekalahan pada Boxing Day melawan Stoke City, membuat posisi Setan Merah terlempar dari empat besar dan terpaut 9 poin dari pemuncak klasemen, Leicester City.
Kolumnis The Sun, Charlie Wyett berbicara pada Sky Sports News HQ bahwa tugas van Gaal mendekati akhir.
"Van Gaal dalam situasi buruk," kata Wyett. "Dia kehilangan pemain (cedera) beberapa minggu yang lalu dan dia sekarang kehilangan kepercayaan penggemar," ungkapnya. (baca juga: Kembali Merayu de Gea, Madrid Siapkan Dana Jumbo )
"Dia tidak tahu apa yang harus dilakukan, ia panik dan itu terlihat dalam timnya. Dia berusaha menangani situasi buruk ini, pekan lalu, misalnya, ketika ia mencoba untuk menjawab pertanyaan wartawan terkait nasibnya tetapi ia marah dan meninggalkan konferensi pers," katanya.
Fokus manajemen Setan Merah adalah mencari penggantinya bila benar dipecat nantinya. Apakah dengan menunjuk mantan bos Chelsea Jose Mourinho atau mengangkat asisten manajer, Ryan Giggs.
Dan Wyett percaya, MU harus realistis dengan tidak membebani Mourinho dengan prestasi singkat. Atau berjudi dengan memilih Giggs sampai akhir musim dengan tanpa target prestasi.

"Jika anda membandingkan van Gaal dengan Mourinho di Chelsea, dalam banyak hal, Mourinho mendapat dukungan dari lebih banyak penggemar dan dibandingkna Van Gaal," ungkapnya.
"Mourinho tampaknya pilihan yang jelas [untuk menggantikan Van Gaal], meskipun tidak semua fans menginginkan dia. Saya pikir dia akan memiliki rencana jangka pendek, tapi dia tidak pernah akan menjadi pilihan jangka panjang, bukan? (baca juga: Ini Dia Jadwal Lengkap Race MotoGP Tahun 2016 )
"Pada saat ini, jika dan ketika Van Gaal tidak jadi pergi, saya pikir kita akan melihat Ryan Giggs di masa mendatang. Fans United berpikir Giggs akan sukses namun entah kapan itu terjadi," katanya.
"Dia berpengalaman dan sementara Giggs mungkin menjadi manajer yang hebat," ujarny. (Sky Sport/Ahmad Bayasut)
***
Follow @tribunkaltim Tonton Video Youtube TribunKaltim
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/sport_gaal-dan-giggs_20151228_070321.jpg)
