Selasa, 7 April 2026

Gara-gara Ikut Dagang Cula Badak, Diplomat Korut Diusir dari Afrika Selatan

Bukan kali ini saja diplomat Korut mencoba untuk membeli, menjual atau menyelundupkan barang-barang secara ilegal.

Editor: Amalia Husnul A

TRIBUNKALTIM.CO - Akibat terlibat perdagangan cula badak, seorang diplomat Korea Utara (Korut) telah diusir dari Afrika Selatan (Afsel). Sebagaimana dilaporkan BBC, Juru bicara Departemen Hubungan Internasional Afrika Selatan mengungkapkan hal tersebut. 

Masih menurut BBC, sang diplomat ditangkap di Mozambique pada Mei lalu. Media lokal menyebutkan, diplomat itu bernama Park Chol-jun. Pejabat kedutaan Korea utara menyatakan ia telah dipulangkan pada 11 Desember lalu.

BACA JUGA: Asa Kembali Tumbuh di Kutai Barat

Cula badak dihargai tinggi di pasar gelap Asia. Cula satwa itu diyakini memiliki kekuatan untuk menyembuhkan sejumlah penyakit.

BBC, yang mengutip News 24 Afrika Selatan, melaporkan, saat ditangkap, diplomat itu mengemudikan sebuah mobil bernomor registrasi Afrika Selatan. Di dalam mobil itu terdapat 4,5 kilogram cula badak dan uang senilai 99.300 dollar AS.

BACA JUGA: Pemburu Berdalih Cari Gaharu

Masih menurut News 24, polisi di Mozambique melepaskan Park dengan uang jaminan sebesar 30.000 dollar sebelum membiarkannya kembali ke Afrika Selatan. Ia diberi waktu satu bulan untuk meninggalkan negara itu pada bulan November.

Bukan kali ini saja diplomat Korut mencoba untuk membeli, menjual atau menyelundupkan barang-barang secara ilegal. Seorang perwakilan Korut diusir dari Bangladesh, Maret lalu karena menyelundupkan emas.

Beberapa diplomat Vietnam juga tertangkap saat membeli, menyelundupkan ataupun menerima cula badak di Afrika Selatan beberapa tahun terakhir. (*)

***

Follow  @tribunkaltim Tonton Video Youtube TribunKaltim

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved