Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Turun ke Tingkat Terendah dalam Satu Dekade
Penurunan tajam terjadi setelah penguatan pada hari Senin karena Arab Saudi memutus hubungan diplomatik dengan Iran.
TRIBUNKALTIM.CO - Harga minyak terus bergerak turun dengan minyak mentah Brent turun di bawah US$35 per barel untuk pertama kalinya dalam tempo 11 tahun terakhir.
Brent anjlok 4,6% ke harga US$34,76 per barel, melewati penurunan akhir bulan Desember dan menjadikannya tingkat terendah sejak 1 Juli 2004.
Minyak mentah AS turun 3,7% di harga US$34,65 per barel.
Penurunan tajam terjadi setelah penguatan pada hari Senin karena Arab Saudi memutus hubungan diplomatik dengan Iran.
(Baca juga: Pertamina Pastikan 10 Persen untuk Kaltim di Blok Mahakam)
Para pengamat mengatakan kekhawatiran terhadap memburuknya hubungan Arab Saudi dengan Iran, yang pada mulanya menimbulkan kecemasan tentang kemungkinan gangguan terhadap pasokan dan meningkatkan harga minyak, sekarang telah menghilang.
Ketegangan yang dipicu hukuman mati Arab Saudi terhadap ulama Syiah, Nimr al-Nimr, telah menghentikan spekulasi bahwa para anggota OPEC akan menyepakati pemotongan produksi untuk mendongkrak harga.
"Terjadi peningkatan cadangan dan ketegangan antara Iran dan Arab Saudi membuat kesepakatan tidak mungkin dicapai," kata Michael Hewson dari CMC Markets. (BBC Indonesia)
***
Follow @tribunkaltim Tonton Video Youtube TribunKaltim
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/minyak-mentah2_20151021_091232.jpg)
