Rabu, 8 April 2026

Gempa Kaltara Jadi Pertimbangan Penting Soal Kelanjutan PLTN

Awang pun memastikan, gempa yang melanda Kota Tarakan, akan menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan kelanjutan nasib pembangunan PLTN.

Penulis: Rafan Dwinanto |
TRIBUNKALTIM/RAFAN DWINANTO
Sekelompok peserta seminar mendadak ganti baju dan menutup masker, lalu berdiri dan membentangkan poster bertuliskan Lingkungan Bukan Energi Nuklir di ruang serbaguna kantor gubernur Kaltim, Samarinda, Rabu (30/9/2015). Mereka bergesera hingga berdiri di belakang meja para pembicara. 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Rafan A Dwinanto

Sering Bertemu Perusahaan Penghasil Reaktor, Tapi Kaltim Belum Serius Bangun PLTN

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Kaltim rupanya masih sebatas wacana.

Pemprov Kaltim nampaknya belum memiliki tekad bulat membangun PLTN.

Hal ini diungkapkan Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak, saat dimintai tanggapannya terkait kelanjutan rencana pembangunan PLTN, pascagempa yang melanda Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), beberapa waktu lalu.

“Kita belum berketetapan hati untuk membangun PLTN,” kata Awang, Rabu (16/1/2016).

(Baca juga: Gubernur Tegaskan Semua Alokasi Anggaran di APBD Bersifat Penting)

Menurut Awang, pembangunan PLTN harus didahului dengan terbitnya Instruksi Presiden.

Adapun kegiatan yang dilakukan selama ini, menurut Awang hanya sebatas survei penelitian.

“Dan salah satu survei yang dilakukan Batan (Badan Tenaga Nuklir Nasional) bersama Bapeten (Badan Pengawas Tenaga Nuklir), menetapkan Talisayan sebagai lokasi yang cocok,” jelas Awang.

Awang pun memastikan, gempa yang melanda Kota Tarakan, akan menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan kelanjutan nasib pembangunan PLTN.

“Tentu jadi pertimbangan,” katanya lagi. (*)

dan Klik Saja Follow @tribunkaltim serta Tonton Video Youtube TribunKaltim


Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved