Gempa Kaltara Jadi Pertimbangan Penting Soal Kelanjutan PLTN
Awang pun memastikan, gempa yang melanda Kota Tarakan, akan menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan kelanjutan nasib pembangunan PLTN.
Penulis: Rafan Dwinanto |
Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Rafan A Dwinanto
Sering Bertemu Perusahaan Penghasil Reaktor, Tapi Kaltim Belum Serius Bangun PLTN
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Kaltim rupanya masih sebatas wacana.
Pemprov Kaltim nampaknya belum memiliki tekad bulat membangun PLTN.
Hal ini diungkapkan Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak, saat dimintai tanggapannya terkait kelanjutan rencana pembangunan PLTN, pascagempa yang melanda Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), beberapa waktu lalu.
“Kita belum berketetapan hati untuk membangun PLTN,” kata Awang, Rabu (16/1/2016).
(Baca juga: Gubernur Tegaskan Semua Alokasi Anggaran di APBD Bersifat Penting)
Menurut Awang, pembangunan PLTN harus didahului dengan terbitnya Instruksi Presiden.
Adapun kegiatan yang dilakukan selama ini, menurut Awang hanya sebatas survei penelitian.
“Dan salah satu survei yang dilakukan Batan (Badan Tenaga Nuklir Nasional) bersama Bapeten (Badan Pengawas Tenaga Nuklir), menetapkan Talisayan sebagai lokasi yang cocok,” jelas Awang.
Awang pun memastikan, gempa yang melanda Kota Tarakan, akan menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan kelanjutan nasib pembangunan PLTN.
“Tentu jadi pertimbangan,” katanya lagi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/seminar_pltn_demo_20151001_212727.jpg)
