Tahun 2015, ISPA dan Hipertensi Masalah Utama Kota Balikpapan

Semua data kita kumpulkan tidak hanya dari rumah sakit dan puskesmas, akan tetapi, dari pelayanan-pelayanan kesehatan yang ada di Balikpapan

Tahun 2015, ISPA dan Hipertensi Masalah Utama Kota Balikpapan
TRIBUN KALTIM / ALFIANSYAH
Kepala DKK Balikpapan dr Balerina 

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Alfiansyah

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan menyimpulkan pada tahun 2015 penyakit paling banyak diderita warga adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), Hipertensi dan Pulpa. Ketiga penyakit ini nyaris sama dengan cacatan pada tahun 2014.

“Semua data kita kumpulkan tidak hanya dari rumah sakit dan puskesmas, akan tetapi, dari pelayanan-pelayanan kesehatan yang ada di Balikpapan," ujar Kepala DKK Balikpapan, dr Balerina.

Input data tahun 2015 menurutnya akan terekam satu bulan atau dua bulan ke depan. (baca juga: Keluarga Jamal Sembilan Kali Pindah Rumah di Balikpapan )

Pada tahun 2014, ada 10 besar penyakit yang ada di Balikpapan yaitu : ISPA, hipertensi, pulpa (sakit gigi), sakit maag, diabetes mellitus, faringitis (sakit tenggorokan), diare, demam, infeksi akut pada saluran pernafasan atas, dan terakhir myalgia (nyeri otot).

Penyakit ini disebabkan cuaca yang tidak menentu, polusi kendaraan, dan kebakaran hutan sehingga ISPA masih menjadi masalah utama. (baca juga: VIDEO – Akibat Hujan Salju Yang Lebat 315 Penerbangan Dari Istanbul Dibatalkan )

Ibu dua anak ini menegaskan, penderita ISPA tidak harus dirawat atau diperiksa di rumah sakit. Penderita juga bisa diperiksa di puskesmas atau di klinik umum.(baca juga: Rakus Air, Dua Pohon Sawit Serap Air untuk Satu Manusia )

“Penderita ISPA dirawat apabila ada komplikasi pneumonia atau radang paru-paru,” akunya. Gejala penyakit pneumonia adalah batuk, nyeri dada, demam, dan kesulitan bernapas. Sedangkan, untuk penyakit hipertensi, disebabkan karena pola makan yang tidak sehat dan gaya hidup masyarakat yang terlalu sibuk.

Rata-rata penderita hipertensi berumur 30 tahun ke atas. (baca juga: 2015, BPJS Kesehatan Balikpapan Defisit Rp 8 Miliar )

“Banyak hal yang menyebabkan orang menderita hipertensi. Terlalu sibuk, stres karena berbagai hal, kemudian jarang olahraga, dan pola makan yang tidak teratur,” tuturnya.

Seperti orang kesehatan pada umumnya, sehat itu adalah prioritas, sehat itu mahal dan perlu perjuangan. “Maka dari itu, harus jaga fisik, pola makan yang teratur, hindari stres yang berlebihan pokoknya harus bisa menerapkan pola hidup sehat,” sarannya. (*)

dan Klik Saja Follow @tribunkaltim serta Tonton Video Youtube TribunKaltim

Editor: Ahmad Bayasut
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved