Sekali Layani Aborsi, Bu Bidan Pasang Tarif Rp 10 Juta

Terkait kasus ini, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya obat-obatan, botol infus, jarum suntik, serta sejumlah lembar kain.

Sekali Layani Aborsi, Bu Bidan Pasang Tarif Rp 10 Juta
SHUTTERSTOCK
Tindakan kuret meningkatkan kerusakan pada rahim, infeksi, perdarahan, dan cedera. 

TRIBUNKALTIM.CO - Pihak Kepolisian Resor (Polres) Kupang Kota mengungkap praktik bisnis aborsi yang dijalankan seorang bidan berinisial DSB.

Untuk sekali aborsi, DSB diduga memasang tarif Rp 10 juta. Hal ini berdasarkan penuturan salah satu korbannya, Siti Nuraini Nurdin alias Narsi.

"Sesuai keterangan Siti Nuraini Nurdin alias Narsi, untuk menggugurkan janin yang dikandungnya itu dibantu bidan DSB dirinya membayar Rp 10 juta. Namun, uang muka yang sudah diserahkan Narsi ke bidan DSB baru Rp 5 juta," kata Kasatreskrim Kepolisian Resor Kupang Kota AKP Didik Kurnianto kepada Kompas.com, Sabtu (23/1/2016).

Terkait kasus ini, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya obat-obatan, botol infus, jarum suntik, serta sejumlah lembar kain.

Bidan DSB kini ditahan di Markas Polres Kupang Kota.

(Baca juga: Piala Jenderal Sudirman Ditandu Prajurit Lintasi Ciamis)

Bidan DSB sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 80 Undang-Undang nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan, Pasal 346 KUHP, dan Pasal 348 KUHP dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

Sementara itu, Narsi langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Kupang untuk mendapatkan pertolongan medis karena kondisinya lemas setelah aborsi.

Diberitakan sebelumnya, seorang bidan di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial DSB, ditangkap aparat Kepolisian Resor Kupang Kota, lantaran diduga terlibat kasus aborsi terhadap Nuraini Nurdin alias Narsi (23).

AKP Didik Kurnianto pada Jumat (22/1/2016) malam mengatakan, DSB menggugurkan secara paksa janin dalam kandungan Narsi yang berusia lima bulan di klinik bersalin miliknya di Kelurahan Bonipoi, Kelurahan Kota Raja, Kota Kupang.

Halaman
12
Editor: Kholish Chered
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved