Kontroversi Organisasi Gafatar

Besok, Guru PAUD hingga SLTA Merapat di Penampungan Warga Eks Gafatar

Pemberian materi pelajaran sendiri akan lebih ke sistem aplikatif.

Besok, Guru PAUD hingga SLTA Merapat di Penampungan Warga Eks Gafatar
TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD ARFAN
Seorang anak tampak berjalan di penampungan warga eks Gafatar, di Sekretariat PMI Bulungan, Selasa (26/1/2016). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Mulai Rabu (27/1/2016) besok, Dinas Pendidikan Kabupaten (Disdik) Bulungan efektif akan menerjunkan sedikitnya tujuh tenaga pengajar untuk memberi bimbingan kepada anak-anak usai dini maupun usia sekolah yang berada di penampungan warga eks Gafatar.

“Besok sudah mulai jalan dan menentukan jadwal yang sudah disusun Dinas Sosial. Kami sediakan tujuh tenaga pengajar, mulai dari tingkatan PAUD sampai SLTA,” sebut Jamaluddin Saleh, Kadisdik Bulungan, Selasa (26/1/2016).

Pemberian materi pelajaran sendiri akan lebih ke sistem aplikatif. “Kami belum sediakan buku-buku. Tetapi sifatnya dalam bentuk modul saja,” tambahnya.

Baca: Metode Home Schooling Diterapkan Gafatar Sejak 2012

Sedang untuk kegiatan kerohanian, Jamal mengakui menyerahkan sepenuhnya kewenangan tersebut ke Kementerian Agama Bulungan. “Kami tidak sediakan guru agama. Tetapi langsung dikoordinir oleh Kemenag,” ujarnya.

Benar saja, sejak dua hari belakangan, para warga eks Gafatar selalu diberi kultum setiap kali pelaksanan shalat berjamaah dilaksanakan. Selain imam, Kemenag Bulungan juga menyediakan penceramah. (*)

dan Klik Saja Follow @tribunkaltim serta Tonton Video Youtube TribunKaltim

Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved