Ini Analisa Pakar Ekonomi Soal Peningkatan Jumlah Kendaraan Roda Dua
Semakin banyaknya kendaraan bermotor, berdampak pada jasa transportasi massal.
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Peningkatan jumlah kendaraan bermotor memang disebabkan oleh mobilitas masyarakat yang tinggi sehingga pembelian kendaraan dilakukan untuk mendukung kegiatan masyarakat yang bersangkUtan.
"Ada juga karena alasan gaya hidup,"sebut Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Kaltara, Lili Suryani, Selasa (26/1/2016).
Semakin banyaknya kendaraan bermotor, berdampak pada jasa transportasi massal.
baca juga
"Dampaknya memang terlihat seperti pendapatan tukang ojek, jelas mengalami penurunan. Jangankan ojek, sopir taksi pun pendapatannya ikut menurun, namun tidak menutup kemungkinan masih tetap dibutuhkan oleh masyarakat yang tidak memiliki kendaraan," katanya.
Ia menganalisa, tren penggunaan roda dua juga memang tergolong tinggi. Hal ini kata Lili, disebabkan beberapa faktor yakni, mudahnya memperoleh kredit dan jumlah penduduk bertambah.
"Kemudian dengan terbentuknya Provinsi Kaltara, jumlah penduduk meningkat, perekonomian mulai menggeliat sehinga makin banyak juga masyarakat yang membutuhkan kendaraan baik roda dua maupun roda empat," katanya (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/suasana-pelayanan-pajak_20151108_151310.jpg)
