Belum Usai Endemi DBD, Virus Baru dari Aedes Aegypti Menghantui Masyarakat
Namun virus ini lebih berbahaya lagi ketika menyerang wanita hamil, karena membuat janin di dalamnya mengalami cacat fisik, seperti mikroshepalus.
Penulis: Januar Alamijaya |
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Belum usai endemi penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), masyarakat kini juga dihantui penyakit lainnya yang diakibatkan oleh nyamuk Aedes aegypti.
Kepala Dinas Kesehatan (DKK) Kota Balikpapan Ballerina mengatakan, saat ini serangan virus Zika tersebut sudah dalam status Kondisi Luar Biasa (KLB) di Brasil.
Berdasarkan penelitian, gejala penyakit ini juga hampir serupa dengan DBD, seperti panas, merah pada tubuh atau mata merah karena penularannya juga melalui nyamuk Aedes aegypti.
Baca: Mirip DBD, Ibu Hamil Juga Perlu Mewaspadai Virus Zika
Namun virus ini lebih berbahaya lagi ketika menyerang wanita hamil, karena membuat janin di dalamnya mengalami cacat fisik, seperti mikroshepalus.
"Paling berbahaya pada ibu hamil masuk ke plasenta sehingga bisa merusak pertumbuhan bayi," katanya. (*)
