Kamis, 16 April 2026

Proyek Jembatan Tol, Awang Sebut Belum Ada Bagi-bagi Saham di Konsorsium

“Jadi kita akan punya jembatan tol, mohon dukungan seluruh rakyat,” harap Awang.

Penulis: Rafan Dwinanto |
TRIBUN KALTIM/SAMIR
Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak melihat denah kegiatan saat meninjau lokasi groundbreaking sejumlah proyek. 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Rafan A Dwinanto

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Biaya yang diperlukan membangun Jembatan Tol Balikpapan-PPU diperkirakan mencapai Rp 6 triliun.

Kementrian Perhubungan (Kemenhub) pun sudah memberikan restu untuk tinggi bebas jembatan yakni 50 meter, seperti yang diinginkan Pemprov Kaltim.

Mulanya, Kemenhub meminta tinggi bebas jembatan tersebut 60 meter dengan alasan ketinggian kapal yang akan melintas di bawahnya.

“Jadi kita akan punya jembatan tol, mohon dukungan seluruh rakyat,” harap Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak.

(Simak juga: Foto-foto Menyedihkan dan Memprihatinkan Hotel Atlet Sempaja Eks PON)

Soal persentase keterlibatan di pembangunan Jembatan, dalam konsorsium , kata Awang, belum dibagi.

Awang meminta, pembagian porsi saham ini dibicarakan secara B to B (Bisnis to Bisnis).

Kan ada pak Yusran (Bupati PPU), tapi jelas PT Waskita yang prioritas karena dia pemrakarsa jembatan tol ini yang ditunjuk Kementerian PU. Yang penting daerah ikut berapapun besarnya. Khusus Pemprov, saya tidak ikut campur, saya serahkan ke Perusda saja,” ucapnya. (*)

***
Baca berita selengkapnya, eksklusif, terkini, unik dan menarik di Harian Tribun Kaltim
Seru, berinteraksi dengan 75 Ribu netizen? Like fan page  fb TribunKaltim.co  dan Follow  twitter@tribunkaltim dan tonton Video Youtube TribunKaltim


Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved