Kesehatan

Apa Sebabnya Laki-laki jadi Kemayu?

Manusia terlahir dengan 46 kromosom yang terdiri dari 23 pasang. Adalah kromosom X dan Y yang menentukan jenis kelamin seseorang.

Apa Sebabnya Laki-laki jadi Kemayu?
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

TRIBUNKALTIM.CO - Seorang laki-laki sering dianggap sebagai pelindung perempuan karena secara fisik lebih kuat. Tetapi, sebenarnya cukup banyak lelaki yang memiliki sifat tak kalah "kemayu" dengan wanita.

Seorang pria dianggap jantan jika ia memiliki postur tubuh tinggi, tegap, kekar, dan kuat. Sifat atau ciri maskulin tersebut ternyata tidak ditentukan dari jenis kelaminnya, melainkan didapatkan dari kromosom Y dan berbagai mutasi di dalam tubuh.

Manusia terlahir dengan 46 kromosom yang terdiri dari 23 pasang. Adalah kromosom X dan Y yang menentukan jenis kelamin seseorang. Mayoritas perempuan memiliki 46XX dan mayoritas laki-laki kromosomnya 46XY.

Penelitian membuktikan bahwa ada varian dalam setiap 1.000 kelahiran. Misalnya, ada orang yang terlahir dengan satu kromosom X atau satu kromosom Y, serta ada juga yang terlahir dengan lebih dari satu kromosom X atau Y.

Baca: Tanpa USG, 5 Tanda Ini Bisa Ketahui Anda Mengandung Bayi Laki-laki

"Tidak semua perempuan memiliki kromosom XX dan tidak selalu laki-laki itu XY, ada banyak sekali varian," papar dr.Roslan Yusni Hasan, Sp.BS, dari RS Mayapada Jakarta, Kamis (28/1/16).

Varian dari jumlah kromosom seks tersebut bisa menimbulkan perbedaan secara fisik atau pun tidak. Misalnya saja perempuan dengan tiga kromosom X memiliki perkembangan ciri seks yang normal.

Dokter yang akrab disapa dokter Ryu ini menjelaskan, kromosom Y baru muncul saat janin berusia 8 minggu.

"Di usia kehamilan 8 minggu terjadi polarisasi, penarikan hormon-hormon maskulin oleh kromosom Y. Penarikan atau ekspresi gen ini bisa terjadi ekstrem, setengah, atau juga seperempat. Kita tidak bisa menentukan," katanya.

Ketika eskpresi gen maskulin ini terjadi ekstrem, maka ciri maskulin akan muncul dengan jelas. Misalnya berbadan kekar, berotot, dan sebagainya.

Halaman
12
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved