Kontroversi Organisasi Gafatar

Ratusan Warga Eks Gafatar Kembali Dipulangkan, Ini Jadwal Gelombang Selanjutnya

"Padahal dalam satu rombongan itu paling hanya lima atau enam orang saja pemimpinnya," ungkap Bere.

Penulis: Rafan Dwinanto |
TRIBUN KALTIM / CHRISTOPER DESMAWANGGA
Sebelum naik ke bus warga Eks Gafatar berpamitan dengan warga sekitar yang telah menerima mereka tinggal di kawasan Tanah Merah, Samarinda Utara, Jumat (29/1/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Rafan A Dwinanto

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Jika di Kabupaten Kutai Barat masih ada 700 lebih warga eks Gafatar, di Kutai Kartanegara (Kukar) ternyata masih tersisa sekitar 365 warga eks Gafatar.

Asisten III Setprov Kaltim, Bere Ali, mengatakan rencananya eks Gafatar ini akan dipulangkan 10 Februari 2016.

"Iya rencananya seperti itu," kata Bere.

Bere pun mengungkapkan, tidak sedikit warga eka Gafatar yang merasa tertipu dengan gerakan yang menurut dicap haram oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini.

(Baca juga: Lima Hari Lagi, Pelajar Keluyuran Tangah Malam Bakal Ditangkap)

"Ya awalnya mereka ikut karena berharap kesejahteraan. Dan mereka mengaku tertipu," sebut Bere.

Dengan model permukiman yang ekslusif dari permukiman warga pada umumnya, lanjut Bere, warga yang mulanya merasa tertipu ini lambat laun akan menjadikan Gafatar sebagai ideologi hidup mereka.

"Padahal dalam satu rombongan itu paling hanya lima atau enam orang saja pemimpinnya," ungkap Bere. (*)

***
Baca berita selengkapnya, eksklusif, terkini, unik dan menarik di Harian Tribun Kaltim
Seru, berinteraksi dengan 70 Ribu netizen? Like fan page  fb TribunKaltim.co, Follow  twitter@tribunkaltim dan tonton Video YoutubeTribunKaltim


Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved