Profil
PROFIL: Memulai dari Supir Kini Ricko Punya Kafe
Pria asli Balikpapan ini sebelumnya bekerja di sebuah perusahaan telekomunikasi yang berada di Balikpapan.
Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Rita Noor Shobah
TRIBUNKALTIM.CO - APA yang anda pikirkan tentang cocktail? Minuman yang mengandung alkohol yang dicampur dengan berbagai rasa. Nah di tempat ini menyediakan cocktail tanpa alkohol. "Memang mirip cocktail tapi tidak mengandung alkohol," kata Ricko Octavianus, Pemilik 8 Mile Factory Cafe.
Pria asli Balikpapan ini sebelumnya bekerja di sebuah perusahaan telekomunikasi yang berada di Balikpapan. "Dulu malah saya kerjanya sebagai driver. Lalu diajak kerja sebagai bartender di daerah Ruko Bandar. Kelihatannya menarik gitu jadi saya coba kerja di sana. Kalau tidak salah tahun 2007," kata Ricko.

BACA JUGA: 8 Mile Factory Cafe, Kafe Bernuansa Industrialis
Selang dua tahun kemudian dia sempat bekerja di tempat hiburan malam di daerah Jakarta sebagai bartender. Di sanapun dia mempelajari secara mendalam menjadi seorang bartender. "Saya belajarnya otodidak. Ga ada kelas atau ikut pelajaran khusus jadi bartender," kata Ricko.
Tidak lama bekerja di Jakarta dia pindah ke Bali pada 2011. Di sana juga sebagai seorang bartender di restoran Bali bernama Sarong. Di restoran tersebut selain menjadi seorang bartender dia belajar memasak. Sekali lagi dia tidak mengikuti kelas khusus. "Belajar masak dari para chef yang ada di sana," katanya.
Pada 2012 Ricko tidak sengaja membuka situs lowongan kerja di luar negeri. Kebetulan tempat yang tersedia di kota Dubai, Uni Emirat Arab. Setelah mengaplikasi lamaran lewat online, diapun dipanggil wawancara dengan skype.

"Iya wawancara pakai skype. Selesai wawancara saya tanya apa saya diterima atau tidak," tuturnya. Ternyata dia diterima bekerja sebagai bartender di Dubai. Selang tiga tahun di negara orang Ricko bertemu dengan bermacam-macam suku bangsa. "Di sana selain orang arab, orang India juga banyak. Kalau dari Eropa juga banyak bekerja di sana," ucapnya.
Selama bergaul dengan berbagai macam orang dari beberapa negara, Ricko mendapat ilmu berupa resep masakan dan minuman. Kemudian dia aplikasikan menu tersebut ketika dia kembali di Indonesia.
BACA JUGA: Teh Rempah Khas India Kuliner Unik di 8 Mile Factory Cafe
Salah satunya Chai Indian Tea yang tanpa sengaja dia belajar langsung dari orang India yang bekerja di sana. Sekitar Oktober 2015 dia kembali lagi ke Indonesia untuk mengembangkan bartender maupun barista di Indonesia.
"Gaji di sana memang besar. Tapi saya kembali ingin meningkatkan kualitas bartender dan barista di sini. Bahkan saat saya mengurus syarat-syarat untuk membuka kelas bartender para petugas di sini malah berpikir bartender adalah sebuah kafe. Padahal itu adalah sebuah profesi," ucap Ricko. Pria ini telah memiliki berbagai macam sertifikat di dunia bartender. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/owner-8mile-factory-cafe_20160207_165310.jpg)
