Mengapa Perjalanan Pulang Terasa Lebih Cepat dari Perjalanan Pergi ? Ini Penjelasannya

Para peneliti juga mengungkapkan jika fenomena ini lebih sering terjadi jika seseorang berpergian ke tempat yang baru yang belum pernah dikunjungi

Mengapa Perjalanan Pulang Terasa Lebih Cepat dari Perjalanan Pergi ? Ini Penjelasannya
iStock-Getty Images
Ilustrasi liburan di pantai 

TRIBUNKALTIM.CO - Ketika sedang melakukan suatu perjalanan menuju suatu lokasi, hampir sebagian orang merasakan fenomena aneh yaitu jika perjalanan pulang terasa lebih cepat.

Beberapa ilmuwan menjelaskan mengenai kejadian ini bernama "return trip effect" atau efek perjalanan pulang.

Walaupun jarak perjalanan dan waktu yang dihabiskan selama perjalanan sama, tapi sering kita merasakan jika perjalanan pulang terasa lebih cepat.

baca juga

Untuk Saham 10 Persen, Pemprov Harus Punya Modal Rp 600 Miliar

Ada beberapa alasan yang menjelaskan tentang "return trip effect," termasuk fakta sederhana mengenai jika perjalanan pulang sebenarnya tidak benar-benar lebih cepat daripada perjalanan pergi.

Itu semua hanya persepsi yang muncul di otak, dikutip TRIBUNKALTIM.CO melalui situs Washingtonpost.

Melalui sejumlah eksperimen, para peneliti mengungkapkan bahwa saat perjalanan pergi otak kita cenderung untuk lebih fokus terhadap rute dan objek asing yang belum pernah kita jumpai selama perjalanan.

Saat otak sedang fokus terhadap hal-hal baru tersebut kemudian membuat persepsi otak terhadap waktu juga terasa lama.

Sedangkan saat perjalanan pulang, jika kita melewati rute yang sama, otak kita sudah familiar terhadap rute dan objek yang sudah kita jumpai.

Halaman
12
Penulis: Ayuk Fitri
Editor: Ahmad Bayasut
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved