Empat Penumpang Terluka

VIDEO- Kapal Pesiar Mewah Ini Babak Belur Dihajar Badai di Lautan Bahama

Kapal pesiar termewah ketiga di dunia Anthem of the Seas harus kembali ke pelabuhan dalam perjalanan ke Bahama, akibat diterjang badai di Karibia.

VIDEO- Kapal Pesiar Mewah Ini Babak Belur Dihajar Badai di Lautan Bahama
Greg ‏@flatgreg
Inilah gambaran kerusakan di dalam kapal pesiar termewah ketiga di dunia Anhtem of the Seas, perabotan berantakan akibat dihantam badai di lautan Karibia. 

ANTHEM of the Seas, kapal pesiar terbesar ketiga di dunia, babak belur dihantam badai dan gelombang laut 30 kaki (10 meter). Terjadi kerusakan beberapa bagian, perabotan kapal berantakan sehingga harus kembeli ke pelabuhan asal tidak melanjutkan perjalanan.

Seperti diwartakan situs telegrap.co.uk, bahwa salah satu kapal pesiar terbesar dan paling modern di dunia dalam perjalanan kembali ke pelabuhan setelah babak belur akibat diterjang badai keras dalam perjalanan ke Bahama.

Seorang penumpang yang ketakutan mengaku ngeri mengalami kejadian itu, kapal dihantam oleh angin berkecepatan 150 mph (150 km/ jam) serta gelombang laut setinggi 10 meter.

Akibatnya, di dalam kapal seperti dikocok, kursi-kursi dan perabotan kapal berjatuhan, jendela rusak dan pot tanaman bunga hancur, ketika menghadapi gelombang yang terjadi pada hari Minggu (8/2) di Pantai Carolina. Semua penumpang diperintahkan tetap berada di kabin.

AP/ telegraph.co.uk
Ini sebagain kapal Anthem of the Seas milik maskapai Royal Caribbean mengalami kerusakan akibat dihantam badai di laut saat menuju ke kepulauan Bahama.
AP/ telegraph.co.uk
Anthem of the Seas, kapal pesiar terbesar ketiga di dunia mempunyai teknologi paling maju ketika diluncurkan tahun lalu - meninggalkan Cape Liberty, New Jersey, Sabtu (7/2) mengangkut  dengan 4.529 penumpang yang berlibur panjang.

Tekanan gelombang masih terus terjadi hingga pukul sekitar 03:00 Senin (9/2) dinihari. Para penumpang pun menggunaka sosial media untuk mengiformasikan penderitaan mereka selama kapal diambingambingkan oleh badai yang sangat keras.

Shara Strand mengatakan dia tidak pernah mengalami kejadian yang sangat mengerikan ini selama pengelamannya mengikuti 20 kali menumpang kapal pesaiar.

foto Greg/ @flatgreg
Dek 14 mengalami kerusakan cukup parah, sehingga membutuhkan perbaikan.
foto Greg/ @flatgreg
Kursi dan meja di resto kapal pesiar itu berantakan.

foto Greg/ @flatgreg
Penumpang seperti dikocok, mereka harus berpegangan atau bersandar pada dinding kapal selama terjadi badai dalam perjalanan di lautan Karibia.

"Saya bukan mendramatisasi kejadian ini, tetapi sungguh ini merupakan pengalaman paling mengerikan dalam hidup saya. Angin bertiup kencang tak terkendali selama berjam-jam, mana lagi ada bayi dalam kabin. Kami tidak bisa meninggalkan kabin,” tulisnya dalam Facebook.

Disini Videonya:

Royal Caribbean sebagai pengelola kapal pesair Anthem of The Seas menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang tidak enak itu, "Kami faham bahwa perjalanan pada hari Minggu sangat berat, kami meminta maaf atas ketidaknyamanan ini. Kami juga berterima kasih kepada kapten dan kru kami yang telah mengendalikan kapal hingga selamat akibat cuaca yang berat ini," kata juru bicara perusahaan itu.

AP/ telegraph.co.uk
Kerusakan lainnya di atas kapal pesiar mewah Anthem of The Seas, setelah dihantam badai di lautan Karibia.

"Keselamatan adalah prioritas utama kami, dan kapal ini dirancang untuk menahan kondisi ekstrem dan kondisi ini terbukti pada Anthem of the Seas."

Penumpang pikir, mereka akan tiba di Port Canaveral, Florida, Senin, ternyata kapal pesiar itu berlayar kembali menuju ke New Jersey, sehingga sisa pelayaran dibatalkan.

Juru bicara mengatakan ternyata cuaca lebih buruk dari perkiraan dan empat penumpang terluka tapi tidak serius. Semua penumpang yang menjadi tamu kapal pesiar itu menuntut pengembalikan tiket penuh serta pembayaran setengah harga untuk pelayaran berikutnya. (priyo suwarno)

Penulis: Priyo Suwarno
Editor: Priyo Suwarno
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved