Kontroversi Organisasi Gafatar

Sebelum Berangkat, Warga Jual Murah Perabotannya

Sejumlah warga sekitar pun berdatangan ke pemukiman Eks Gafatar untuk membeli benda-benda yang ditawarkan tersebut.

TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN
Warga eks Gafatar yang tinggal di Desa Karya Jaya, Samboja, Kutai Kartanegara, Selasa (26/1/2016). Mereka dievakuasi untuk dipulangkan ke daerah asal di Sulawesi Selatan. 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Muhammad Alidona

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG – Warga Eks Gafatar di RT 2 Desa Loleng, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara, yang rencananya akan dipulangkan Kamis dini hari, Rabu (11/2/2016) mulai melelang barang-barang dan perabotan milik mereka.

Barang yang dijual cepat itu mulai dari peralatan memasak, sepatu, dan aneka perlengkapan rumah tangga lainnya.

Sejumlah warga sekitar pun berdatangan ke pemukiman Eks Gafatar untuk membeli benda-benda yang ditawarkan tersebut.

Seorang warga eks Gafatar yang menjual barang-barang milik warga, Mujahidah (18), mengatakan bahwa ia terpaksa menjual barang-barang miliknya karena perabotan tersebut tidak memungkinkan untuk dapat dibawa ke tempat asal mereka.

(Baca juga: Ini Alasan Ajudan Larang Wartawan Bertanya Soal Trans Studio ke Gubernur)

“Ada baju-baju, peralatan rumah tangga, dan peralatan lainnya yang kami jual. Karena tidak mungkin semuanya dibawa pulang, “ jelas Mujahidah

Ia menambahkan tidak semua warga Eks Gafatar menitipkan barang-barangnya untuk dijual. Terlebih harga jualnya juga sangat murah.

Ada beberapa warga meninggalkan barang-barang mereka begitu saja atau memberikannya kepada masyarakat sekitar.

“Nanti hasilnya dibagikan ke masing-masing. Jadi barang-barangnya ini dititipkan untuk dijual. Kan tidak semua kepala keluarga menjual barang-barang mereka, “ ujarnya. (*)

***
Baca berita selengkapnya, eksklusif, terkini, unik dan menarik di Harian Tribun Kaltim
Seru, berinteraksi dengan 70 Ribu netizen? Like fan page  fb TribunKaltim.co, Follow  twitter@tribunkaltim dan tonton Video YoutubeTribunKaltim



Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved