Kontroversi Organisasi Gafatar

Kasihan, 32 warga Eks Gafatar Tak Jadi Pulang, Kehabisan Tiket

"Seatnya terbatas hari ini, makanya 32 orang ketinggalan penerbangan. Gak kebagian tiket," ujarnya.

TRIBUN KALTIM/BUDI SUSILO
Puluhan anak-anak bekas pengikut organisasi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) mengikuti kegiatan belajar keterampilan seni menggambar dan melipat kertas di mushala Balai Diklat Bulungan, Jalan Agatis, Tanjung Selor, Sabtu (6/2/2016). Mereka diungsikan di Balai Diklat sudah hampir seminggu. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kamis, (11/2/2016) Pemda Kukar memulangkan 273 warga Eks Gafatar asal Kota Bangun. Namun, 32 warga diantaranya batal terbang akibat kehabisan seat di semua penerbangan ke Sulteng dan Sulbar.

Hal itu diungkapkan Kasubid Fasilitasi Parpol dan Politik, Sutrisno saat mendampingi Eks Gafatar tersebut di Bandara SAMS Sepinggan.

"Seatnya terbatas hari ini, makanya 32 orang ketinggalan penerbangan. Gak kebagian tiket," ujarnya.

Rencananya, 32 warga Eks Gafatar tersebut akan diterbangkan, Sabtu (13/2). "Sementara ini mereka bakal diinapkan di Wisma Atlit Tenggarong, menunggu penerbangan hari sabtu. 4 orang di antara mereka memilik rute berbeda, yaitu kendari," lanjutnya. (*)

dan Klik Saja Follow @tribunkaltim serta Tonton Video YoutubeTribunKaltim

 
 
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved