Ini Penjelasan PLN Soal Pangkal Pemadaman Total Sejak Dinihari Tadi
"Pukul 07.00 tim PLN menuju ke Sebaung untuk pengecekan jaringan," ujarnya.
Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru
TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Baru dua hari stabil, pemadaman total kembali terjadi di Pulau Nunukan, Jumat (12/2/2016) sejak pukul 00.40 Wita.
Manejer PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Area Berau, Ari Prasetyo Nugroho, menjelaskan pemadaman diakibatkan gangguan sistem listrik Nunukan dan Sebaung..
"Pukul 03.00 terjadi black out untuk sistem Nunukan. Dan pukul 04.00 sistem normal kembali. Tetapi tidak beberapa lama kembali terjadi pemadaman," katanya menjelaskan.
Pemadaman dimaksud akibat hilangnya tegangan untuk suplai dari Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Sebaung.
"Pukul 07.00 tim PLN menuju ke Sebaung untuk pengecekan jaringan," ujarnya.
Saat PLTMG Sebaung tidak menyuplai daya, praktis warga hanya dilayani Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Sungai Bilal yang memiliki kapasitas daya hanya 3 megawatt.
"Sehingga dilakukan pemadaman bergilir," ujarnya.
Dari kunjungan tim PT PLN Persero ke Sebaung, diketahui terjadi kerusakan pada kabel yang terbakar.
(Baca juga: Legalisir Akta Catatan Sipil Luar Daerah Tak Lagi Diperbolehkan)
"Titik gangguan di Sebaung yaitu kabel terbakar dan dalam perbaikan.
Titik gangguan di Nunukan yaitu peralatan kami disambar petir dan dalam perbaikan," ujarnya.
Dia memastikan pekerjaan telah selesai di empat lokasi yang mengalami gangguan.
"Saat ini kami menunggu info dari tim yang bekerja di jaringan Sebaung. Belum ada info, tidak ada sinyal di sana. Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini, semoga sistem dapat segera normal kembali," katanya.
Hingga pukul 19.00 malam ini, pemadaman listrik masih terjadi di Pulau Nunukan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/perbaikan-jaringan-listrik_20160212_205616.jpg)