Trans Studio Samarinda
Pola BOT Bisa Bikin Trans Studio Jadi Bangunan Mangkrak
Transfer ilmu ini, kata Sabri, yang tidak akan didapatkan jika kerja sama dilakukan dengan pola BOT (Build Operate Transfer).
Penulis: Rafan Dwinanto |
Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Rafan A Dwinanto
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pola Joint Venture (JV) dalam bisnis memungkinkan terjadinya transfer pengetahuan.
Karena kedua pihak yang bekerja sama akan saling belajar mengenai cara mengelola wahana hiburan secara profesional.
"Kan ada transfer ilmu. Sehingga, suatu saat jika kita diserahkan untuk mengelola atau membangun yang lain, sumber daya kita sudah mampu," kata Dirut Perusda MBS, Sabri Ramdhani, menjelaskan alasan Perusda MBS memilih pola JV dalam kerjasama pembangunan Trans Studio dengan CT Corpora.
(Baca juga: Pakai Pola Kerja Sama Ini, Daerah Bisa Tempatkan Direktur dan Komisaris di Trans Studio)
Transfer ilmu ini, kata Sabri, yang tidak akan didapatkan jika kerja sama dilakukan dengan pola BOT (Build Operate Transfer).
"Lah kalau pola BOT. Kita hanya duduk diam. Menunggu bagi hasil yang kecil. Tidak bisa terlibat di kewenangan. Dan nanti setelah 30 tahun Trans Studio diserahkan, kita tidak bisa mengelola. Ujung-ujungnya Trans Studio jadi bangunan mangkrak," kata Sabri sambil tertawa. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/lahan-trans-studio_20160202_101146.jpg)