Trans Studio Samarinda
Rupanya Ini Alasan Trans Studio Harus di Jalan Bhayangkara
"Yang dibangun itu kan bukan hanya wahana bermain. Tapi juga ada mall yang di dalamnya ada kafe dan tenant," katanya.
Penulis: Rafan Dwinanto |
Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Rafan A Dwinanto
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - CT Corpora punya analisa tersendiri terkait pemilihan lokasi pembangunan Trans Studio di Jalan Bhayangkara.
Jalan tersebut merupakan pusat kota plus perkantoran yang akan menjadi jaminan investasi akan menguntungkan.
"Yang dibangun itu kan bukan hanya wahana bermain. Tapi juga ada mall yang di dalamnya ada kafe dan tenant. Ada pula hotel lengkap dengan fasilitas restoran dan tempat bersantai," papar Dirut Perusda MBS, Sabri Ramdhani.
Jika ditempatkan di Palaran atau daerah pinggiran lain, kata Sabri, akan menyulitkan konsumen yang ingin sekadar kongkow-kongkow di mall atau hotel yang dibangun.
(Baca juga: Pola BOT Bisa Bikin Trans Studio Jadi Bangunan Mangkrak)
"Begini. Misalnya orang istirahat kerja itu paling hanya punya waktu satu jam. Kalau dibangun di Palaran, mau kongkow ke sana saja sudah berapa jam? Balik kantor pasti telat," sebutnya.
CT Corpora, lanjut Sabri, ingin lokasi yang dibangun bisa ramai dikunjungi setiap hari.
"Nah kalau dibangun di Palaran. Paling ramainya hanya Sabtu-Minggu. Senin sampai Jumat pasti sepi. Karena yang datang pasti hanya ingin bermain di wahana hiburan, bukan nongkrong di kafe atau belanja," jelasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/lahan-trans-studio_20160202_101146.jpg)