Valentine

Valentine Untuk Lucu-lucuan Saja, Bukan Untuk Berhubungan Suami Istri

Kami ini dididik sama guru untuk jadi orang yang benar, kami juga tahu berhubungan suami istri di luar nikah itu dilarang

Valentine Untuk Lucu-lucuan Saja, Bukan Untuk Berhubungan Suami Istri
net
Ilustrasi 

TRIBUNKALTIM.CO - Perayaan hari kasih sayang atau lebih dikenal dengan valentine day, ternyata hanya jadi bahan lelucon saja dikalangan pelajar tingkat SMA, bahkan siswa-siswa tersebut mengaku tetap membawa coklat untuk dimakan bersama, bukan kepada seseorang secara khusus.

"Kami tidak rayakan hari valentine, kami hanya ikut tren saja, beli coklat, lalu dikasih ke seseorang, tapi akhirnya coklatnya bakal dimakan bersama-sama," ucap Riski Anisa (15) salah satu siswa SMA di bilangan jalan Ir Juanda, Sabtu (13/2/2016).

Dia pun sepakat valentine tidak patut untuk dirayakan, karena dianggap melanggar norma agama maupun kesusilaan di Indonesia, kendati demikian, teman-temannya memang kerap memanfaatkan hari itu untuk jadian, maupun saling tukar coklat dan kado.

baca juga

"Bukan hanya remaja saja yang manfaatkan hari itu untuk nembak pacar, tapi banyak juga orang dewasa yang manfaatkan hari itu untuk nikahan. Kalau kami hanya sekedar untuk gaya-gayaan saja, yang punya pacar kasih boneka atau coklat," ucapnya.

Kendati demikian, dia dan teman-temannya tidak setuju jika valentine dimanfaatkan untuk saling berhubungan suami istriual diluar pernikahan.

baca juga

"Kami ini dididik sama guru untuk jadi orang yang benar, kami juga tahu berhubungan suami istri di luar nikah itu dilarang, kami tidak akan lakukan itu. Paling hari senin nanti teman-teman ribut dengan valentine, mulai dari pasang status bbm atau media sosial lainnya," tuturnya.

Sama halnya dengan Riski, Achmad Dwi Setiawan (15) juga setuju valentine hanya sebagai hari yang tidak penting untuk dirayakan oleh warga Indonesia, khususnya Samarinda.

Dia mengaku menyatakan rasa sayang tidak hanya dilakukan pada tanggal 14 februari saja, melainkan dapat setiap hari, dan tidak hanya untuk pasangan saja, tapi juga untuk kedua orangtua.

baca juga

"Sayangi orangtua saja, setiap hari dapat dilakukan, jangan kepada pacar saja. Itu kan hak semua orang, tapi jangan sampailah lakukan hal-hal yang melanggar," tambahnya. (*)

dan Klik Saja Follow @tribunkaltim serta Tonton Video YoutubeTribunKaltim

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Ahmad Bayasut
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved