Breaking News:

2017, PNM Target Miliki 1.200 Kantor Layanan

Pada program Pengembangan kapasitas usaha inilah nasabah akan dibimbing dan diberi pelatihan serta motivasi dan diskusi strategi untuk mengembangkan

Editor: Ahmad Bayasut
HO
Pelaku UKM pengusaha sawit, konter pulsa, bengkel mobil dan motor, hingga pengusaha rental mobil binaan PNM foto bersama usai mengikuti program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU), Kamis (18/2/2016) 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Memasuki era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) mengalami satu tantangan baru dalam menjalankan usahanya.

Keunikan akan produk dan jasa yang ditawarkan para pelaku UMK menjadi nilai tambah bagi para pelaku usaha untuk tetap unggul pada sektor usaha yang ditekuni, namun keterbatasan wawasan dan minimnya informasi menjadi salah satu faktor penghambat UMK untuk bisa berkembang lebih pesat.

baca juga

Menyadari hal tersebut, PT Permodalan Nasional Madani (persero) atau PNM selaku BUMN yang memiliki konsentrasi pada pemberdayakan UKM di Indonesia berkomitmen untuk melakukan pendampingan kepada para pelaku UMK yang juga merupakan nasabah binaan agar semakin berkembang dalam menjalankan usahanya.

Sebagai perwujudan PNM dalam memberikan nilai tambah kepada UMK di Indonesia. Kamis (18/2/2016) PNM melalui cabang Balikpapan dipimpin oleh Tunas Haryanto menggelar program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) yang ditujukan kepada 100 pelaku UKM wilayah Petung Penajam Paser Utara yang berasal dari berbagai sektor usaha mulai dari pengusaha sawit, konter pulsa, bengkel mobil dan motor, hingga pengusaha rental mobil.

baca juga

Executive Vice President PT PNM Arief Mulyadi, menjelaskan bahwa selain sebagai wadah pendampingan, kegiatan pelatihan dan pembinaan usaha ini sekaligus menjadi wadah promosi dan informasi produk serta kerjasama antar nasabah ULaMM sehingga berdampak positif terhadap bisnis maupun perseroan.

“Pada program Pengembangan kapasitas usaha inilah nasabah akan dibimbing dan diberi pelatihan serta motivasi dan diskusi strategi untuk mengembangkan usaha mikronya agar lebih berkembang baik dari sisi produksi, distribusi, dan pemasaran.”ujarnya.

Ia menambahkan jika konsep pendampingan dan pelatihan seperti ini sangat diperlukan bagi pelaku UKM, karena dengan adanya sarana tersebut dapat menjembatani para pelaku usaha untuk bertukar pikiran serta meluaskan jaringan antar pengusaha.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) yang diprakarsai oleh PNM sebagai inisiatif nasional dalam mengembangkan pelaku UKM di Tanah Air.

baca juga

“Karenanya kami punya kepentingan untuk melakukan pembinaan dan pengembangan kapasitas usaha di wilayah Balikpapan agar lebih efisien dan efektif, mengingat Balikpapan memiliki catatan positif dalam pertumbuhan usaha mikro kecil,” katanya.

Sejak beroperasi pada April 2009 lalu, pencapaian PNM cabang Balikpapan terus menunjukkan kinerja positif, hal ini terbukti PNM cabang Balikpapan membukukan penyaluran hingga Desember 2015 sebesar Rp 148,192 miliar, dengan jumlah total nasabah sebanyak 2.681 orang.

Sebagai informasi, sejak dipercaya pemerintah mengelola dana Penyertaan Modal Negara (PMN) pada akhir Desember 2015 silam, PT Permodalan Nasional Madani (persero) menargetkan pada tahun 2017 akan memiliki 1.200 kantor layanan di seluruh Indonesia.(*)

Netizen yang baik hati, kunjungi juga facebook kami tribunkaltim.co dan Klik Saja Follow @tribunkaltim serta Tonton Video YoutubeTribunKaltim

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved