Sinopsis Film

Perang Para Dewa di Gods of Egypt

FILM Gods of Egypt terinspirasi dari mitologi Mesir. Sebelum zaman Firaun menguasai dataran Mesir, para Dewa lah yang menjadi raja Mesir ribuan tahun

Perang Para Dewa di Gods of Egypt
NET
Gods of Egypt 

TRIBUNKALTIM.CO- FILM Gods of Egypt terinspirasi dari mitologi Mesir. Sebelum zaman Firaun menguasai dataran Mesir, para Dewa lah yang menjadi raja Mesir ribuan tahun sebelumnya.Dewa Ra merupakan dewa pertama sebagai dewa pencipta. Dia memiliki dua orang anak yaitu Osiris dan Seth. Osiris yang dipilih Ra untuk menjadi pemimpin manusia. Sementara Seth yang memiliki perangai buruk serta gila perang diasingkan di gurun antah berantah.

Di bawah kepemimpinan Osiris, rakyat Mesir makmur dan bahagia. Osiris juga memberi kebijakan, manusia boleh mengelola atau memanfaatkan tanah-tanah milik Raja, untuk kesejahteraan rakyat. Osiris yang bijak dan baik begitu dicintai rakyatnya. Ia memiliki seorang anak, Horus namanya. Ia lah satu-satunya keturunan yang kelak akan diangkat menjadi Raja Mesir berikutnya.

BACA JUGA: Zootopia, Mencari 14 Mamalia yang Hilang

Selang beberapa tahun kemudian Horus akan menggantikan sang ayah. Pada hari yang telah ditentukan dimulai lah sebuah ritual pergantian Raja Mesir. Semua Dewa maupun Dewi datang untuk memberikan berkah kepada Horus. Salah satunya Dewi Hathor dewi cinta sekaligus pujaan hati Horus.

Di sebuah panggung yang megah dan dihadari ribuan warga Mesir penobatan Raja pun berlangsung meriah. Bahkan para warganya memberikan hadiah berupa makanan serta emas kepada Horus.

Ternyata ada satu Dewa yang belum datang yaitu Seth. Setelah ditunggu-tunggu Dewa Seth datang dan naik ke atas panggung mewah untuk memberikan hadiah kepada Horus berupa terompet.

Horus lalu meniup terompet tersebut. Ternyata pasukan Seth masuk ke dalam tempat tersebut dan mengelilingi panggung yang dinaiki para Dewa.

Seth kemudian menantang saudaranya Osiris untuk mengetahui siapa yang terkuat. Horus yang emosi ditahan oleh Osiris dan maju untuk meladeni tantangan saudaranya.

Halaman
123
Penulis: Jino Prayudi Kartono
Editor: Rita
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved