Berani Manipulasi Presensi, Siap-siap Dimutasi ke Pedalaman
Joni berkali-kali mengingatkan PNS agar tak memanipulasi presensi.
Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Geafry Necolsen
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Dibawah kepemimpinan Bupati Berau, Muharram dan Wakil Bupati Agus Tantomo, Pemkab Berau ingin membenahi kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Salah satunya dengan mendisiplinkan pegawai. Langkah ini dilakukan dengan menggelar apel setiap hari kerja.
Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Berau, Joni Marhansyah, meminta kepada seluruh instansi yang ada di sekretariat untuk menyiapkan presensi setiap kali apel.
“Setiap hari harus apel. Yang absen, sakit, izin atau tanpa keterangan harus dilaporkan. Ini permintaan Pak Bupati,” kata Joni dengan suara lantang di hadapan peserta apel.
(Baca juga: Frustrasi Tertekan Kebutuhan, Pria Ini Nekat Bobol Rumah Warga)
“Jangan dibuat-buat absennya, kalau tidak masuk tidak ada izin, tulis saja alpa. Belajar jujur, jangan bantu teman (secara negatif), setiap bagian harus menyebutkan jumlah PNS yang ikut apel, sebutkan yang hadir berapa, yang tidak hadir berapa. Setiap apel harus buat rekap pegawai yang hadir atau tidak hadir, termasuk yang cuti dan dinas luar,” tegasnya.
Joni berkali-kali mengingatkan PNS agar tak memanipulasi presensi.
“Jangan sampai mengabsenkan teman, jangan coba-coba. Saya ‘lempar’ saudara ke Maratua, Kelay atau Biduk-biduk, di sana masih butuh banyak pegawai,” katanya lagi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/tanjung-selor_pns-apel_20150720_190451.jpg)