Kikis Trauma, Anak Korban Kebakaran Belajar di Sekolah Ceria
Sekolah ceria ala kadarnya ini lokasinya berada di garasi rumah warga. Garasi tersebut diubah menjadi layaknya kelas TK atau ruang sekolah.
Penulis: Siti Zubaidah |
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - "Siapa yang cita-citanya jadi pemadam kebakaran?" tanya seorang wanita berhijab di depan ratusan anak-anak korban kebakaran.
Pertanyaan itu merupakan bagian yang mewarnai pelaksanaan sekolah ceria, yang dipersembahkan bagi anak-anak korban kebakaran.
Sore ini, pukul 15.00 Wita, anak-anak korban kebakaran mengikuti sekolah ceria garapan Dompet Dhuafa, yang juga membuka posko kebakaran di Gang 4 Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Karang Asam Ilir, Kota Samarinda.
Di situ anak-anak bermain dan belajar.
(Baca juga: Korban Kebakaran Mulai Terserang Gatal-gatal)
Menurut salah satu pengajar, sekolah ceria ini bertujuan untuk menghilangkan trauma pada anak-anak.
"Karena kebakaran itu (umumnya) selalu diingat, sehingga anak-anak tidak akan membenci api," katanya.
Sekolah ceria ala kadarnya ini lokasinya berada di garasi rumah warga. Garasi tersebut diubah menjadi layaknya kelas TK atau ruang sekolah. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/sekolah-ceria_20160313_170926.jpg)
