Pasutri Ini Sempat Galau Ketika Anaknya Divonis Down Syndrome

Perkembangan buah hatinya yang lambat dibanding anak seusianya membuat Dedy dan Yuni memeriksakan Vael, kala bayi.

Pasutri Ini Sempat Galau Ketika Anaknya Divonis Down Syndrome
TRIBUNKALTIM.CO/RAFAN A DWINANTO
Puluhan anak penyandang Down Syndrome bernyanyi bersama orangtua dan guru mereka 

Laporan wartawan TribunKaltim.co, Rafan A Dwinanto

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Vael (6 tahun) tanpa ragu naik ke atas panggung. Sesaat sebelumnya, puluhan rekan Vael lebih dulu bernyanyi dan menari di panggung, aula Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kaltim.

Vael dan puluhan anak lainnya yang berkumpul Minggu (13/3/2016) pagi itu, merupakan anak dengan kebutuhan khusus. Tepatnya, Down Syndrome (DS).

Dedy Kristiono dan istrinya, Yuni tak pernah menyangka anak kedua mereka Vael, mengalami DS.

Perkembangan buah hatinya yang lambat dibanding anak seusianya membuat Dedy dan Yuni memeriksakan Vael, kala bayi.

"Biasanya anak seumur itu sudah bisa ini dan itu. Tapi Vael belum. Akhirnya saya periksakan dan di lakukan beberapa tes. Hasilnya, Vael menyandang DS," kata Yuni, yang ditemui usai acara Inogurasi Persatuan Orangtua yang memiliki Anak DS (Potads) Kaltim.

BACA JUGA: Puluhan Anak Down Syndrome Bernyanyi dan Menari Bersama

Perasaan sedih dan bingung menggelayut di benak Yuni kala itu. "Ya iyalah namanya orangtua, pasti campur aduk perasaan saya. Yang saya pikirkan bagaimana masa depan Vael nanti," kata Yuni.

Namum perasaan galau itu akhirnya sirna. Seiring dengan pengetahuan Yuni yang bertambah.

"Sekarang ya santai saja. Keluarga juga bisa menerima," ungkap Yuni. (*)

***

Update informasi terkini, unik, dan menarik.

Like/suka fan page Facebook tribunkaltim.co, ikuti/follow Twitter  @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim

Penulis: Rafan Dwinanto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved