Ternyata Ini Keluhan Pedagang Tradisional di Daerah

Hal yang sama juga dialami H Kandari, pemilik toko di Jalan Belibis.

Ternyata Ini Keluhan Pedagang Tradisional di Daerah
TRIBUN KALTIM/RAFAN A DWINANTO
Pengurus FPS Samarinda mendesak Pemkot Samarinda menertibkan minimarket tak berizin. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Omzet terus menurun. Inilah yang dikeluhkan para pedagang tradisional di Samarinda.

H Basnur misalnya. Pemilik toko di Jalan Juanda Samarinda ini mengeluhkan omzetnya yang terjun bebas, sejak minimarket waralaba berdiri di seberang tokonya.

"Dulu itu (sebelum ada minimarket), omzet saya per hari mencapai Rp 14 juta. Sekarang cari Rp 4 juta saja sudah bukan main susahnya," kata Basnur.

Hal yang sama juga dialami H Kandari, pemilik toko di Jalan Belibis.

Baca: Pedagang Sayur yang Berjualan Pakai Mobil Ikut Diamankan

"Ya sekadar untuk bisa bertahan saja sudah bagus. Omzet saya turun sampai 50 persen. Untuk bayar gaji karyawan saja susah," sebutnya.

Kedua pedagang yang tergabung dalam Forum Persatuan Saudagar (FPS) Samarinda ini berharap Pemkot bijak dengan mengeluarkan aturan yang berpihak ke rakyat kecil. (*)

Netizen yang baik hati, kunjungi juga twitter kami @tribunkaltim serta Tonton Video YoutubeTribunKaltim

Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved