Kamis, 9 April 2026

10 Titik Jaringan Listrik Berpotensi Bahayakan Keselamatan Warga

Sedikitnya 10 titik jaringan listrik kapasitas 20 ribu volt yang tersebar di wilayah Bontang, berpotensi membahayakan keselamatan warga.

TRIBUN KALTIM/UDIN DOHANG
Sejumlah bangunan rumah dan toko warga di Jalan Ir Juanda, Kecamatan Bontang Selatan yang masuk dalam kategori rawan lantaran posisinya sangat berdekatan dengan jaringan kabel tegangan tinggi kapasitas 20 ribu volt. 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG -- Sedikitnya 10 titik jaringan listrik kapasitas 20 ribu volt yang tersebar di wilayah Bontang, berpotensi membahayakan keselamatan warga. Jarak jaringan kabel tersebut, terlalu dekat dengan rumah warga melebihi batas aman.

"Kalau pantauan kita, setidaknya ada sekitar 10 atau lebih kabel jaringan utama yang jaraknya berdekatan dengan rumah warga," kata Manajer Rayon Bontang, Agus Triguntoro saat ditemui Tribunkaltim.co di ruang kerjanya, Kamis (17/3/2016).

Menurutnya, tiang penyangga jaringan utama sudah terpasang sesuai prosedur. Tiang ditancap tepat di batas Garis Sempadan Jalan, namun warga membangun rumah mereka menyalahi peraturan.

"Kami pertanyakan, bangunannya itu punya Izin Mendirikan Bangunan (IMB) atau enggak. Bukan tiang yang mendekat ke rumah warga tapi, rumah yang mendekati tiang," ujarnya.

Untuk menghindari korban jiwa, pihaknya sudah memberi proteksi dengan membungkus kabel telanjang. Walaupun terbungkus, kabel tersebut masih mampu mengaliri listrik sebesar 6.000 volt.

Baca: Kabel Listrik Misterius Tumbang Diseruduk Truk Trailer

"Kita memang sudah minimalisir, tapi tetap saja kabel itu masih mengaliri listrik besar, sekitar 6 kv kalau tersentuh. Artinya, masih sangat besar dengan jaringan yang mengalir di rumah hanya 22 volt saja," bebernya.

Selain itu, PLN juga sudah menyurati ke pemilik rumah agar berhati-hati dengan kabel jaringan utama. Kendati begitu, pihaknya hanya sebatas memberi peringatan ke mereka, untuk penertiban menjadi kewenangan instansi terkait.

"Kami pasti surati mereka, yah hanya sebatas peringatan saja sih," pungkasnya.‎ (*)

Netizen yang baik hati, kunjungi juga twitter kami @tribunkaltim serta Tonton Video YoutubeTribunKaltim

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved