PKL dan Pengemis Tambah Banyak, Pembeli dan Pemberi Sedekah bakal Dihukum

Freddy pun mengaku usulan Perda tersebut telah dikonsultasikan kepada DPRD dan berharap bisa segera terealisasikan.

NET
Ilustrasi pengemis 

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN - Sulitnya menghentikan jumlah Pedagang Kali Lima (PKL) dan pengemis di Kota Balikpapan membuat Kepala Satpol PP Kombes Pol Freddy Pasaribu mengusulkan adanya Peraturan Daerah yang mengatur pelarangan untuk membeli dagangan di PKL dan memberi sedekah ke pengemis.

Hal ini dirasa sudah saatnya diterapkan di Balikpapan karena dianggap lebih efektif dan beberapa kota telah melakukan hal yang sama.

"Selama ini Perda kita hanya mengatur para penjual dan pengemis saja, tapi pembeli dan pemberi belum, sehingga walaupun kita tertibkan tetap mereka tumbuh lagi, malah dengan jumlah yang lebih besar," kata Freddy saat ditemui di ruangannya, Kamis (17/3/2016).

Hal ini dirasa penting karena pertumbuhan PKL di Kota Balikpapan makin tahun jumlahnya meningkat signifikan.

"Hari ini kita tertibkan satu, besok tumbuh lima. Makin lama makin banyak, nanti malah semakin sulit. Kita tidak melarang orang berjualan, yang penting tidak melanggar aturan yang ada. Hal inilah yang kurang dipahami masyarakat," ungkapnya.

Baca: PKL dan Parkir Tepian Sungai Mahakam Akan Dipindahkan

Begitu juga pengemis, menurut Freddy pihaknya tak melarang orang untuk bersedekah, tapi alangkah baiknya ditempatkan ke kantong-kantong yang telah disediakan seperti lembaga resmi yang ada.

"Di kalangan pengemis sudah terkenal orang Balikpapan baik hati, suka sedekah. Hal ini yang dimanfaatkan untuk itu, mungkin sedekahnya dipindah seperti masjid atau panti asuhan agar bisa dijamin pemanfaatannya," ujarnya.

Freddy pun mengaku usulan Perda tersebut telah dikonsultasikan kepada DPRD dan berharap bisa segera terealisasikan.

Selama belum keluar perda baru, Satpol PP masih menggunakan Perda nomor 13 tahun 2006 tentang Ketertiban Umum.

Bila nanti perda baru tersebut disetujui, maka akan ada sanksi untuk masyarakat yang membeli di PKL dan warga yang memberikan uang kepada pengemis. (*)

Netizen yang baik hati, kunjungi juga twitter kami @tribunkaltim serta Tonton Video YoutubeTribunKaltim

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved