Kontroversi Organisasi Gafatar

Soal Kepulangan eks Gafatar, Pemkab Bulungan Kordinasi Ke Kemensos

Bupati Bulungan Sudjati mengatakan, kepulangan ini atas permintaan sendiri dari para warga eks Gafatar.

Soal Kepulangan eks Gafatar, Pemkab Bulungan Kordinasi Ke Kemensos
TRIBUN KALTIM/DOAN PARDEDE
Beberapa bayi yang baru lahir berbaur bersama warga eks Gafatar lainnya di kantor Bandiklat Bulungan, Jl Agathis, Kamis (24/3/2016). Beberapa warga eks Gafatar yang ada di Kabupaten Bulungan mulai bertolak ke daerah asal, Kamis (24/3/2016). Sebagian warga yang belum berangkat masih beraktivitas seperti biasa. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Ratusan warga eks Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang sudah dua bulan belakangan tinggal di Kantor Badan Pendidikan dan Latihan (Bandiklat) Bulungan, Jalan Agathis, Tanjung Selor, mulai bertolak ke daerah asal, Kamis (24/3/2016).

Bupati Bulungan Sudjati mengatakan, kepulangan ini atas permintaan sendiri dari para warga eks Gafatar. Untuk anggaran yang dibutuhkan kata dia, akan ditanggung Pemkab Bulungan.

“Ya, mulai hari. Memang nggak secara resmi karena atas permintaan sendiri,” katanya.

Baca: Warga Eks Gafatar di Bulungan Mulai Bertolak ke Daerah Asal

Menurutnya, istilah pemulangan tidak diperkenankan dengan alasan melanggar Hak Azasi Manusia (HAM) dan masih sesama warga Indonesia.

Untuk itulah, pihaknya sudah berkordinasi langsung dengan Kementerian Sosial (Kemensos).  Hasilnya, jika memang atas kemauan sendiri maka eks Gafatar tadi diperkenankan untuk pulang.

“Kalau atas permintaan sendiri, nggak ada masalah,” katanya. (*)

***

Perbarui informasi terkini, unik, dan menarik melalui medsos.

Join BBM Channel, invite PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co, follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim

Penulis: Doan E Pardede
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved