Diduga Akibat Ulah Wisatawan, Tiga Hiu Paus Terluka

Munculnya ikan-ikan raksasa ini tentu membuat takjub para wisatawan dan masyarakat setempat.

Diduga Akibat Ulah Wisatawan, Tiga Hiu Paus Terluka
TRIBUN KALTIM / GEAFRY NECOLSEN
Ikan Hiu Paus di Pulau Derawan kini mulai terusik akibat banyak bersinggungan dengan manusia. 

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Geafry Necolsen

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - IKAN hiu paus atau hiu tutul sebelumnya hanya terdeteksi di peraiaran Kecamatan Talisayan.

Namun akhir-akhir ini, beberapa ekor kerap terlihat di Pulau Derawan.

Munculnya ikan-ikan raksasa ini tentu membuat takjub para wisatawan dan masyarakat setempat.

Namun sayangnya, interaksi berlebihan dengan ikan hiu tutul ini membuat tiga ekor ikan mengalami luka di sejumlah bagian tubuh.

Kepala Satker Kaltim, Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir Laut (BPSPL) Pontianak, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Andi Muhammad Ishak Yusma, mengatakan saat mengamati ketiga ekor ikan hiu tutul di perairan Pulau Derawan, dirinya melihat seluruh ikan mengalami luka.

(Baca juga: Belum Adanya Standar Keamanan bisa Jadi Kampanye Negatif Pariwisata)

“Tiga ekor ikan hiu paus yang dijumpai tim BPSPL Pontianak, semuanya ditemukan goresan di bagian sirip dan punggung,” ungkap Ishak.

Ikan yang panjangnya mencapai 3 hingga 4 meter ini juga mengalami luka-luka di bagian mulut dan ekor.

“Seekor ikan paus betina juga memiliki luka baru, berupa goresan di bagian bawah mulutnya,” kata Ishak. (*)

***

Perbarui informasi terkini, unik, dan menarik melalui medsos.

Join BBM Channel, invite PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co, follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim


Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved