Inilah Penyebab Titik Api di Bumi Etam Masih Tinggi

Bahkan dalam sepekan terakhir, titik api di Kaltim merupakan yang tertinggi di Indonesia.

Inilah Penyebab Titik Api di Bumi Etam Masih Tinggi
Reuters
El Nino bisa berdampak buruk pada panen di berbagai belahan dunia. 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Rafan A Dwinanto

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Tingginya peningkatan suhu udara berpengaruh terhadap jumlah hot spot atau titik api di Kaltim.

Bahkan dalam sepekan terakhir, titik api di Kaltim merupakan yang tertinggi di Indonesia.

Kepala BMKG Samarinda, Sutrisno, menjelaskan, potensi cuaca di Kaltim saat ini, jumlah titik api akan terus tinggi.

Pasalnya Kaltim sedang mengalami anomali cuaca sehingga terjadi suhu panas ekstrem.

(Baca juga: Duh, Suhu di Daerah Ini Alami Peningkatan Ekstrem)

Beberapa waktu lalu, kata Sutrisno, titik api di Kaltim sempat hampir menyentuh angka 100 titik api.

Jika dirata-ratakan, selama sebulan terakhir, titik api di Kaltim berada di antara 60 hingga 80 titik api.

“Tingkat kelembaban di Samarinda antara 54 – 90 persen. 90 persen itu terjadi di pagi hari. Tapi kalau siang hari rata-rata 60 persen. Ini sudah termasuk kategori kering,” kata tambah Sutrisno. (*)

***

Perbarui informasi terkini, unik, dan menarik melalui medsos.

Join BBM Channel, invite PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co, follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim


Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved