Munaslub Partai Golkar

Mahyudin Temui Syahrul Yasin Limpo, Benarkah Gagas Koalisi?

Mahyudin yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua MPR RI dan Syahrul Yasin Limpo sebagai Gubernur Sulsel sama-sama punya kans

Mahyudin Temui Syahrul Yasin Limpo, Benarkah Gagas Koalisi?
TRIBUN TIMUR/MUH HASIM ARFAH
Calon Ketua Umum DPP Partai Golkar, Mahyuddin mengunjungi Syahrul Yasin Limpo di Gubernuran, Jl Jenderal Soedirman, Makassar, Sulsel, Selasa (12/4/2016). 

TRIBUNKALTIM.CO - Dua bakal calon ketua umum Partai Golkar yakni Mahyudin dan Syahrul Yasin Limpo melakukan pertemuan di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (12/4/2016).

Pertemuan yang digelar di rumah jabatan Gubernur Sulsel, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, membahas seputar pelaksanaan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) DPP Partai Golkar yang akan diadakan di Bali, 7-9 Mei mendatang.

Berkembang spekulasi bahwa pertemuan dua sosok ini juga untuk menggagas koalisi jelang Munaslub.

Mahyudin yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua MPR RI dan Syahrul Yasin Limpo sebagai Gubernur Sulsel sama-sama punya kans untuk menahkodai partai beringin.

Namun mereka harus berhadapan dengan figur lain yang dianggap kuat seperti Ade Komaruddin, Setya Novanto, dan Idrus Marham. 

“Munas itu untuk melihat Golkar lebih baik, dan Golkar harus kembali menjadi partai besar,” kata Syahrul kepada Mahyudin, yang dilansir dari GoSulsel.com.

“Saya kira satu pikiran dengan pak Syahrul karena Golkar adalah partai besar karena ada gotong royong dari masing-masing kader punya peran, dan kita punya mimpi yang sama untuk membangun Golkar,” ungkap Mahyudin.

BACA JUGA: Mahyudin, Figur Pertama yang Deklarasi Jadi Calon Ketua Umum Golkar

Mantan Bupati Kutai Timur itu juga mengungkapkan bahwa dirinya bersama Syahrul Yasin Limpo telah bersepakat untuk memanggil beberapa caketum lainnya yang selama ini telah menjalin komunikasi seperti Airlangga Sucipto dan Azis Syamsuddin.

"Kami berencana mengundang calon lainnya untuk bicara satu meja agar tak perlu persaingan ketat. Empat calon, itu baru inisiasi dari Pak Syahrul, mulai dari Airlangga, Azis dan saya untuk berbicara, termasuk Setnov kalau bisa untuk menyampaikan persepsi bersama. Tidak perlu ada ribut-ribut sehingga diupayakan aklamasi,” kata Mahyuddin. (*)

***

Perbarui informasi terkini, unik, dan menarik melalui medsos.

Join BBM Channel, invite PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co, follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim


Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved