Ini Dia Proyeksi Kebutuhan Listrik Tahun 2025 di Provinsi Bungsu
Tahun 2009 saja, rasio elektrifikasi baru mencapai 53,2 persen.
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Selain pembangunan infrastruktur pendidikan dan kesehatan, Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie, juga berbicara tentang kebutuhan krusial daerah dalam forum Musrenbang Penyusunan RKPD Tahun 2017 Provinsi Kaltara yang digelar di Gedung Bandiklat Bulungan, Senin (18/4/2016).
Mantan Sekprov Kaltim itu berbicara soal pemenuhan energi listrik di Kaltara.
Tahun 2009 saja, rasio elektrifikasi baru mencapai 53,2 persen.
Kemudian tahun 2025 diprediksikan kebutuhan listrik di Kaltara mencapai 2.000 Mega Watt (MW).
“Kalau tidak ada investasi listrik sampai tahun 2025, dan penduduk Kaltara paling tidak mencapai 1,5 juta lebih, maka elektrifikasi itu akan turun, hanya menjadi 45 persen,” tuturnya.
“Karenanya kami saat ini sedang berusaha keras untuk mewujudkan pembangunan pembangkit baru dan transmisi. Kita memang strateginya membangun pembangkit dari seluruh sumber energi,” tambahnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/musrenbang-kaltara_20160418_174335.jpg)