Breaking News
Tragis, Seorang Siswa SMK Tewas Dikeroyok di Kelas
Seorang siswa jurusan pendingin, SMK 2 Penajam Paser Utara (PPU) , Apriadi (17) tewas, setelah dikeroyok rekan kelasnya, Rabu (27/4/2016).
Penulis: Samir | Editor: Amalia Husnul A
Laporan wartawan TribunKaltim.co, Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Seorang siswa jurusan pendingin SMK 2 Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, tewas setelah dikeroyok rekan kelasnya, Rabu (27/4/2016).
Apriadi, usia 17 tahun, meninggal setelah sempat dirawat di ruang IGD RSUD PPU.
Warga Jalan Sumaiya ini tewas setelah dikeroyok dan dibawa di rumah sakit sekitar pukul 14.30 Wita.
Baca juga: Sopir Truk Sampah Dikeroyok Hingga Tewas oleh Enam Orang Berbadan Besar

Ayah korban, Asmi mengatakan anaknya pada awalnya dikira pingsan kemudian dibawa ke rumah sakit. Namun hasil visum untuk sementara belum diketahui.
Puluhan tetangga korban mendatangi ruang IGD untuk memastikan kematian korban.
Bukan hanya itu, juga tampak Wakapolres Polres PPU Kompol Sukarman dan Kabag Ops Polres PPU Kompol Gede Pasek.
Sempat Minta Uang

Pihak keluarga menceritakan, Apriadi sempat meminta uang Rp 50 ribu sebelum berangkat sekolah.
Baca juga: Aura Kasih Pasang Foto Ini Lalu Tantang Pilih Mana? Jawaban Netizen Sungguh Mengejutkan
Uang tersebut diminta sebagai jerih payahnya membantu bapaknya, Asmi, mengangkut kelapa sawit.
Abdi Suwani, kakak korban, mengatakan, sebelum berangkat sekolah, ia sempat bertemu adiknya. (*)
***
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pelajar-tewas-dikeroyok_20160427_164224.jpg)