Sampel Daging Lumba-lumba Hidung Botol yang Ditemukan Mati Dikirim ke LIPI

Dari catatan BKSDA akhir bulan Maret sampai April 2016 tercatat 5 lumba-lumba dengan berbagai jenis terdampar.

1. Lima Lumba-lumba Terdampar dari Akhir Maret - April 2016

Data seputar temuan lumba-lumba yang terdampar di Teluk Balikpapan. (tribunkaltim.co/Mustarno)

BALAI Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah III Kaltim mengaku terkejut dengan beberapa kejadian terdamparnya beberapa hewan langka di perairan Balikpapan.

Dari catatan BKSDA akhir bulan Maret sampai April 2016 tercatat lima lumba-lumba dengan berbagai jenis terdampar, dua masih dalam kondisi hidup sehingga direlokasi ke perairan Teluk Balikpapan dan sisanya tiga ditemukan mati mengenaskan.

Pengendali Ekosistem Hutan BKSDA, Posda Gressya yang ikut mendatangi kejadian terakhir lumba-lumba terdampar mengaku ada beberapa faktor penyebab kejadian tersebut terjadi.

Seperti perubahan cuaca di mana saat ini secara umum suhu di bumi cukup panas sehingga ikut berpengaruh terhadap kehidupan mamalia di air.

BACA JUGA: Kaltim Perlu Tim Penyelamat

Aktivitas seismik di perairan teluk Balikpapan ditenggarai juga ikut andil termasuk pencemaran lingkungan.

"Ada beberapa faktor bisa menjadi penyebab tetapi hal itu harus kaji secara ilmial lebih dalam untuk memastikan penyebab utama, katanya saat ditemui di kantornya.

Mengenai penangan terhadap kejadian mamalia lumba-lumba, Gress mengatakan untuk yang ditemukan masih dalam keadaan hidup langsung dibawa ke perairan dalam untuk dilepasliarkan.

Sedangkan yang ditemukan mati bekerja sama dengan Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut Pontianak Satuan Kerja Balikpapan untuk mengambil sampel daging untuk dibawa ke LIPI diteliti asal muasa penyebab kematian mamalia yang jumlahnya terus menyusut ini.

BACA JUGA: Lumba-Lumba Mati Terjerat Jaring Nelayan

"Jadi kejadian hari ini (Kemarin red) kita langsung kerjasama dengan BPSPL untuk penanganan, setelah diambil sampel langsung kita kubur," ungkapnya.

Mengenai jenis lumba-lumba yang ditemukan Gress mengatakan hasil pengamatan fisik luar jenis lumba-lumba Hidung Botol (Tursiops truncatus).

Ukuran panjang 180 sentimeter, diameter dada 70 sentimeter dan beratnya diperkirakan mencapu 60 kilogram. (*)

***

Perbarui informasi terkini, unik, dan menarik melalui medsos.

Join BBM Channel, invite PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co, follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim

Halaman
Penulis: Rudy Firmanto
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved