Oknum Polisi Terbukti Minta Uang, Sanksi Pemecatan Menanti

Safaruddin mengungkapkan untuk menjadi anggota Polri harus diuji kemampuannya. Mulai dari jasmani, kesehatan, hingga akademiknya.

Oknum Polisi Terbukti Minta Uang, Sanksi Pemecatan Menanti
TRIBUN KALTIM / JUNISAH
Kapolda Kaltim, Irjen Pol Safaruddin, memberikan pengarahan di hadapan seluruh calon anggota Polri bersama orangtua calon anggota Polri yang berasal dari lima daerah di Provinsi Kaltara Senin (2/5/2016), di Balroom Hotel Tarakan Plaza. 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Sebanyak 752 calon anggota Polri dari Provinsi Kaltara bersama orangtuanya mendengarkan pengarahan dari Kapolda Kaltim, Irjen Pol Safaruddin, Senin (2/5/2016), di Hotel Tarakan Plaza.

Dalam pengarahan ini, Kapolda Kaltim menegaskan proses masuk menjadi calon anggota Polri tidak dipungut biaya atau berbayar.

“Kalau ada oknum polisi yang meminta biaya dengan menjanjikan bakalan lulus menjadi anggota Polri, itu tidak benar. Sebab Polri tidak pernah memungut biaya untuk menjadi anggota polisi. Untuk menjadi anggota Polri harus melalui tes yang telah ditentukan,” ucap Safaruddin.

Safaruddin mengungkapkan untuk menjadi anggota Polri harus diuji kemampuannya. Mulai dari jasmani, kesehatan, hingga akademiknya.

“Artinya calon anggota Polri yang lulus itu ditentukan berdasarkan kemampuannya sendiri,” ujarnya.

(Baca juga: 10 PNS Diberhentikan Tidak Terhormat karena Terlibat Kasus Ini)

Apabila ada oknum polisi yang meminta uang kepada calon anggota Polri, Safaruddin meminta langsung dilaporkan kepada dirinya atau mapolres yang ada di daerahnya masing-masing, dengan melampirkan bukti-buktinya, salah satunya bukti transfer uang.

“Kalau memang terbukti memungut biaya atau meminta uang, akan saya langsung pecat oknum polisi tersebut. Tapi harus ada buktinya yah, jangan asal hanya memberikan laporan tanpa disertai bukti. Nanti oknum polisi itu akan kita serahkan kepada penyidik. Apabila terbukti, yah pasti dipecat,” tegasnya.

Kepala Bidang Profesi dan Pengaman Polda Kaltim, AKBP Deden, menambahkan, dalam penerimaan calon anggota Polri ini, belum ada yang melaporkan kepada dirinya tentang oknum polisi yang meminta uang dalam proses penerimaan.

“Sampai sejauh ini belum ada yang melaporkan. Kalau memang ada oknum polisi yang meminta uang, langsung laporan kepada saya atau langsung nomor hotline kami, dengan telepon dan SMS juga boleh. Nomor hotline ini sudah kami sampaikan kepada calon anggota Polri,” ucapnya. (*)

***

Perbarui informasi terkini, unik, dan menarik melalui medsos.

Join BBM Channel, invite PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co, follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim


Penulis: Junisah
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved