Apa Saja Tanda-tanda Kehancuran Dalam Negeri, Berikut Pernyataan Dandim

Seiring berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, muncul perang jenis baru seperti perang asimetris, perang hibrida, dan perang proxy.

Apa Saja Tanda-tanda Kehancuran Dalam Negeri, Berikut Pernyataan Dandim
TRIBUN KALTIM / NIKO RURU
Komandan Kodim 0911/Nunukan, Letkol Kav Valian Wicaksono Magdi S.Sos, Jumat (18/3/2016) memperhatikan peta titik-titik api di Kabupaten Nunukan, di Posko Pengendalian Kebakaran Lahan di Aula Kodim 0911/Nunukan. 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru

TRIBUNKALTIM.CO,NUNUKAN - Komandan Kodim 0911/Nunukan Letkol Kav Valian Wicaksono mengingatkan tanda-tanda kehancuran di dalam negeri.

Tanda-tanda itu disebutkannya seperti munculnya konflik elit yang berkepanjangan, krisis ekonomi, bangkitnya tribalisme yang berlebihan, pudarnya wawasan kebangsaan dan nasionalisme, tidak berperannya idiologi sebagai pemersatu bangsa dan hancurnya soliditas angkatan bersenjata.

“Sebagai pemuda harus tanggap terhadap permasalahan yang dihadapi negara terutama terhadap ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan baik yang datangnya dari dalam maupun luar negeri,” ujarnya, Rabu (4/5/2015) sore.

Pernyataan tersebut disampaikan di hadapan 40 pejabat Pemerintah Kabupaten Nunukan peserta Diklat Pim Tingkat IV Angkatan X Pola Kerja Sama Pusat Kajian Diklat Aparatur III Lembaga Administrasi Negara Samarinda dengan BKDD Kabupaten Nunukan Tahun 2016.

Seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi seperti saat ini, sebutnya, muncul perang jenis baru seperti perang asimetris, perang hibrida, dan perang proxy.

BACA JUGA: Inilah Alat Perang Hasil Kejeniusan Archimedes yang Mampu Habiskan Musuh dengan Brutal

Valian saat memberikan materi Wawasan Kebangsaan mengatakan, untuk mencegah hancurnya bangsa maka setiap orang harus memiliki wawasan kebangsaan serta bela negara yang tinggi.

Dia menegaskan, tanggung jawab tersebut bukan hanya dibebankan kepada TNI maupun Polri, namun menjadi tanggung jawab semua pihak.

“Terutama kita yang berada di wilayah yang berbatasan langsung dengan negara lain,” ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Niko Ruru
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved