Turis Rusia Rela Tunggu Tiga Hari Demi Lihat Bekantan

Kunjungan ke konservasi bekantan masuk hari ketiga dari sembilan hari perjalanan wisata alam liar tersebut.

Turis Rusia Rela Tunggu Tiga Hari Demi Lihat Bekantan
Banjarmasin Post/Ibrahim Ashabirin
Pelepasliaran anak Bekantan. 

Setelah itu dibawa pusat rehabilitasi bekantan di Sultan Adam milik SBI. Kemudian dilanjutkan ke konservasi Bekantan di Pulau Bakut dan Pulau Kaget.

Ada cerita menarik saat turis Rusia yang ngebet ingin melihat bekantan. Saat datang ke SBI, dia sedang flu berat.

Pihaknya melarang datang ke pusat rehabilitasi Bekantan, karena takut menulari hewan langka itu mengingat karakteristik Bekantan mirip manusia.

Turis Rusia tersebut rela menunggu empat hari hingga memperpanjang masa tinggalnya demi bertemu bekantan.

"Setelah empat hari dia diizinkan dengan memakai masker. Ini menunjukkan minat mereka luar biasa," jelas dia sambil menambahkan ekowisata Bekantan tersiar berkat media sosial dan mulut ke mulut.

BACA JUGA: Inilah Foto-foto Penguburan Bangkai Monyet Mancung Khas Kalimantan

Jumlah Bekantan sudah berkurang banyak. Di Kalsel ada sekitar 3.500 ekor. Di rehabilitasi SBI ada enam ekor dan di konservasi sekitar 58 ekor.

Kabid Pengembangan Wisata Dinas Pariwisata, Seni dan Kebudayaan Kota Banjarmasin, Khuzaimi, mengatakan sejak Maret 2016 sudah diluncurkan Banjarmasin Eco Tours.

Ini merupakan trip keempat dari wisata susur sungai di Banjarmasin. Tujuannya melihat konservasi bekantan dengan start Patung Bekantan. (Banjarmasin Post/Murhan)

***

Perbarui informasi terkini, unik, dan menarik melalui medsos.

Join BBM Channel, invite PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co, follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim

Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved