Jumat, 10 April 2026

Pilkada DKI Jakarta

Reklame Wanita Emas Disegel Gara-gara Tak Bayar Pajak

Tak hanya reklame Hasnaeni yang diberi segel. Di balik papan reklame yang sama, ada iklan dari sebuah operator telepon seluler yang juga diberi segel.

Kompas.com/Robertus Belarminus
Reklame bergambar wajah Mischa Hasnaeni Moein atau Wanita Emas di Jalan Warung Jati Barat, kawasan Buncit, Jakarta Selatan, dipasang segel merah. Keterangan segel itu menyatakan bahwa reklame tersebut belum membayar pajak. Foto diambil Jumat (6/5/2016). 

TRIBUNKALTIM.CO - Sebuah reklame bergambar wajah Mischa Hasnaeni Moein atau "Wanita Emas", yang sangat berambisi menjadi gubernur DKI Jakarta, di Jalan Warung Jati Barat, Buncit, Jakarta Selatan, diberi segel merah.

Keterangan pada segel itu menyatakan, "Reklame ini belum membayar pajak".

Reklame Hasnaeni yang disegel itu terletak di pinggir Jalan Warung Jati Barat, dekat perempatan lampu lalu lintas.

Reklame itu letaknya berdekatan dengan kompleks rumah Hasnaeni di Kelurahan Bangka.

Reklame Hasnaeni itu berbunyi, "Hj. Hasnaeni, SE, MM, Pro Rakyat, Mengubah Sampah Jadi Emas, Mengatasi Banjir 5 Tahun, Mengatasi Macet 1 Tahun, dan KTP Jitu, Wanita Emas".

baca juga : Megawati Datangi Risma di Surabaya, Bicara soal Pilkada?

Tak hanya reklame Hasnaeni yang diberi segel. Di balik papan reklame yang sama, ada iklan dari sebuah operator telepon seluler yang juga diberi segel.

Kepala Dinas Pelayanan Pajak DKI Jakarta Agus Bambang Setyowidodo belum dapat dikonfirmasi mengenai penyegelan itu. Agus tak dapat dihubungi.

Secara terpisah, Hasnaeni mengaku baru tahu tentang hal itu.

"Saya belum tahu karena reklame itu saya sewa dari billboard, dari orang, tapi kita sudah sudah bayar semua," kata Hasnaeni melalui sambungan telepon dengan Kompas.com, Jumat.

Hasnaeni mengatakan, pemilik papan reklame yang berkewajiban membayar pajak, bukan dirinya.

baca juga : PPP Memastikan tak Calonkan Lulung

Ia mengatakan akan mencoba menghubungi pemilik papan reklame. Namun, ia tak bersedia menyebut pemilik reklame dan biaya sewa reklame yang ia keluarkan.

"Ini saya mau tanya yang punya (papan) reklame dulu," kata Hasnaeni.

Ia mengatakan, dirinya menyewa papan reklame itu sejak bulan lalu dengan sistem sewa bulanan.

Hasnaeni berencana menyewa papan reklame itu sampai Pilkada DKI 2017 selesai.(*)

***

Perbarui informasi terkini, unik, dan menarik melalui medsos.

Join BBM Channel, invite PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co, follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved