Sertifikasi 200 Guru Terganjal, SK hanya Ditandatangani Disdik

Status sertifikasi guru mereka terganjal, karena SK pengangkatan mereka yang diperbaharui setiap tahunnya hanya ditandatangani Kadis Pendidikan.

Sertifikasi 200 Guru Terganjal, SK hanya Ditandatangani Disdik
TRIBUNKALTIM/ACHMAD BINTORO
Ilustrasi. Tim peneliti menyampaikan hasil kajiannya terhadap tunjangan profesi guru di aula kantor Balitbangda Kaltim, Samarinda, Senin (14/9). 

BACA JUGA: Ini Dia Besaran Pendapatan Guru di Bumi Etam Dalam Sebulan

Untuk mendapatkan sertifikasi guru, syaratnya SK pengangkatan harus ditandatangani bupati.

"Sudah beberapa kali kami coba, tetap sertifikasi tidak bisa diproses. Itu sebabnya, kami berharap bupati yang menandatangani SK kami itu," ujarnya.

Guru lainnya di SMPN 1 Paramasan, Fansyuri juga kesulitan mengurus sertifikasinya. Padahal, sudah sembilan tahun dia berstatus guru kontrak di sekolah itu.

Memang, proses sertifikasinya terganjal pada SK pengangakatan mereka. Selama ini, di luar dari gaji guru kontrak sebesar Rp1 juta mereka mendapatkan dana tunjangan daerah terpencil sebesar Rp1,5 juta

Kepala Dinas Pendidikan Banjar, HG Ruspan Noor mengatakan, sejak 2005 Pemkab Banjar dalam hal ini bupati tidak boleh lagi mengangkat guru tidak tetap.

BACA JUGA: Kisah Guru Pedalaman Terbagi ke Enam SD Filial

Sedangkan, Pemkab Banjar masih kekurangan guru terutama di daerah terpencil.

Karena itu, kemudian Disdik mengangkat guru kontrak. SK pengangakatan guru kontrak ini pun, ditandatangani oleh Kadisdik.

Terkait dengan terganjalnya sertifikasi guru kontrak, diakui Ruspan, sangat dilematis. Di satu sisi, persyaratan mengharuskan SK pengangkatan mereka ditandatangani bupati.

Di sisi lain, ada konsekwensi hukum jika bupati yang menandatangani SK pengangkatan guru kontrak.(banjarmasinpost/Hari Widodo)

***

Perbarui informasi terkini, unik, dan menarik melalui medsos.

Join BBM Channel, invite PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co, follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim

Editor: Amalia Husnul Arofiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved