Kesbangpol Dapat Informasi Temuan Penggunaan Simbol Palu Arit
Kepala Kesbangpol Kota Tarakan Agus Susanto mengakui, apabila pihaknya akhir-akhir ini mendengar informasi ditemukannya simbol palu arit.
Penulis: Junisah | Editor: Amalia Husnul A
TRIBUNKALTIM.CO.TARAKAN - Kepala Kesbangpol Kota Tarakan Agus Susanto mengakui, apabila pihaknya akhir-akhir ini mendengar informasi ditemukannya simbol palu arit yang merupakan simbol komunis.
"Saya mendapatkan informasi dari jaringan kita yang memberitahukan ada masyarakat di Tarakan ini yang menggunakan baju kaos dengan gambar simbol palu arit dan bendera komunis yang disimpan di dalam kamar. Kami dapat informasi ini masih proses penyelidikan kepolisian,” ucapnya, Rabu (18/5/2016).
Agus mengungkapkan, apabila ada masyarakat yang melihat atau menemukan orang yang mengggunakan simbol palu arit, bendera komunis dan menyanyikan lagu-lagu komunis, sebaiknya langsung laporkan kepada petugas keamanan terdekat, misalnya Babinsa atau Polsek.

Kepala Kesbangpol Kota Tarakan, Agus Susanto. (tribunkaltim.co/junisah)
“Kalau menemukan simbol, bendera dan lagu komunis jangan main hakim sendiri, lakukan praduga tidak bersalah. Sebaiknya laporkan kepada Babinsa, Polsek, atau Koramil. Biar nanti kepolisian yang mendalami apakah orang itu sengaja menggunakannya atau memang tidak tahu,” tuturnya.
Agus mengatakan, penemuan simbol, bendera dan lagu komunis ini merupakan ranah kepolisian untuk melakukan penyelidikan.
Namun dengan ditemukannya simbol, bendera, dan lagu komunis ini, pihaknya pun telah melakukan berbagai upaya pengecegahan agar aliran komunis ini tidak memengaruhi masyarakat Tarakan. (*)
***
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/simbol-palu-arit_20160513_124033.jpg)