Mancanegara

Protes dengan Industri Daging, Para Aktivis Ini Jejerkan Tubuh Manusia yang Dikemas Plastik

Para aktivis yang tergabung dalam organisasi ini terlibat dengan berbaring tanpa mengenakan pakaian alias telanjang bulat.

Protes dengan Industri Daging, Para Aktivis Ini Jejerkan Tubuh Manusia yang Dikemas Plastik
independent
Para aktivis vegetarian melakukan protes terhadap industri daging dengan mengemas tubuh manusia layaknya daging yang dijual di supermarket. 

TRIBUNKALTIM.CO, SPANYOL - Para aktivis vegetarian yang menentang pengonsumsian daging hewan melakukan aksi protes terhadap industri daging dengan menggunakan tubuh manusia yang telah disemprotkan darah palsu, dan dibungkus dengan plastik bagaikan daging yang dijual di supermarket berlangsung di tengah Kota Barcelona.

Seperti dihimpun Tribunkaltim.co melalui situs independent, Organisasi AnimaNaturalis yang menyuarakan hak-hak hewan yang berbasis di Spanyol, melakukan aksi ini pada hari Minggu di Plaza Barcelona Sant Jaume.

Para aktivis yang tergabung dalam organisasi ini terlibat dengan berbaring tanpa mengenakan pakaian alias telanjang bulat dengan berbaring diatas styrofoam tersebut.

Dalam label pembungkus tersebut juga bertuliskan label "carne humana" atau daging manusia.

Baca: Restoran Ini Ditutup karena Sajikan Daging Manusia

Tujuan dilakukan protes ini yakni untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai manfaat diet tanpa mengonsumsi daging hewan sekaligus membebaskan eksploitasi yang membuat banyak hewan menderita dan mati terbunuh.

"Kami ingin menarik perhatian pemerintah kota mengenai efek buruk mengonsumsi daging hewan. Isu mengenai lingkungan, kesehatan dan etika implikasi yang mengelilingi para pengonsumsi daging menjadi masalah besar yang tidak bisa diabaikan lagi," ujar Aida Gascon selaku direktur organisasi AnimaNaturalis.

Organisasi ini ingin pemerintah untuk melakukan sebuah kampanye yang menyuarakan untuk melakukan diet bebas dari produk hewani pada masyarakat luas.

Baca: Jika Anda Vegetarian, Waspadai Efek Samping Ini

Berdasarkan data dari AnimaNaturalis, terdapat 60 miliar hewan yang dijagal setiap tahun sebagai bahan makanan untuk kebutuhan manusia.

"Kami ingin melindungi hak-hak binatang yang dijadikan makanan. Kami juga mengimbau masyarakat untuk berhenti mengonsumsi daging hewan dan bergabung dengan jutaan orang yang telah tergabung di seluruh dunia yang mempercayai jika tanpa daging kita bisa membuat perubahan ke arah lebih baik," papar organisasi tersebut dalam sebuah pernyataan. (*)

***

Perbarui informasi terkini, unik, dan menarik melalui medsos.

Join BBM Channel, invite PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co, follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim

Penulis: Ayuk Fitri
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved