Ditemukan Sumber Emas di Luar Angkasa, Seperti Ini Pembentukan Logam Berharga

Hampir enam dekade, para peneliti bertanya-tanya dan berusaha mencari jawaban tentang asal-usul logam berharga seperti emas, perak dan platinum.

Ditemukan Sumber Emas di Luar Angkasa, Seperti Ini Pembentukan Logam Berharga
Phys.org/NASA
Ilustrasi 

TRIBUNKALTIM.CO -- Penelitian galaksi membuka satu per satu pertanyaan manusia mengenai alam semesta dan isinya.

Hampir enam dekade, para peneliti bertanya-tanya dan berusaha mencari jawaban tentang asal-usul logam berharga seperti emas, perak dan platinum.

Kini, riset pada galaksi kerdil bernama Recticulum II memberikan jawaban.

Penelitian baru mengungkap, galaksi yang berjarak 98,000 tahun cahaya dari Bumi ini jadi lumbung emas, perak, dan platinum. Unsur-unsur itu dalam astrofisika disebut unsur r-process.

BACA JUGA: Asyik. . . Sebentar Lagi Manusia Bisa Berlibur ke Luar Angkasa

“Memahami pembentukan unsur r-process adalah masalah tersulit yang dihadapi fisikawan nuklir,” kata Professor Anna Frebel dari The Department of Physics at the Massachusetts Institute of Technology (MIT) kepada Science Alert, Senin (23/5/2016).

"Produksi unsur berat ini membutuhkan energi yang sangat tinggi sehingga tak mungkin membuatnya secara eksperimental. Tak mungkin membuatnya di Bumi. Jadi, kami harus menggunakan bintang dan objek di kosmos sebagai lab kita," imbuhnya.

Galaksi Reticulum II yang baru ditemukan tahun lalu merupakan galaksi kecil yang mengorbit Bima Sakti.

Kandungan unsur berharga dalam galaksi itu ditemukan lewat observasi dengan teleskop Magellan di Las Campanas Observatory di Chile.

BACA JUGA: Kreasi Permen dan Cake versi Luar Angkasa Ini Bikin Sayang untuk Memakannya

R-process merupakan kependekan dari rapid neutron-capture. Tahun 1957, Hans Suess dan Harold Urey mengemukakan bahwa unsur-unsur berharga di alam semesta terbentuk lewat mekanisme tersebut.

Suess dan Urey mengatakan, ledakan bintang raksasa dan gabungan langka neutron bintang adalah skenario yang paling mungkin terjadi untuk membentuk r-process elemen.

Lantas bagaimana unsur logam berharga seperti emas bisa sampai ke Bumi?

Tim peneliti menduga, awalnya ledakan bintang netron di galaksi kecil terjadi. Unsur logam berharga lantas menyebar, menempel pada asteroid. Asteroid membawa logam berharga itu ke Bumi saat menumbuk. (kompas.com/Monika Novena)

***

Perbarui informasi terkini, unik, dan menarik melalui medsos.

Join BBM Channel, invite PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co, follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim

Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved