Salam Tribun

Makmurkan Masjid

Kemegahan masjid memang diperlukan untuk syiar agama. Namun Al Quran menegaskan agar masjid untuk dimakmurkan, bukan justru sibuk membangun fisiknya

TRIBUNKALTIM.CO/ARIDJWANA
Mohammad Abduh 

Mohammad Abduh, superbeddu@gmail.com

MEGAH, mewah, dan menawan. Itulah kesan yang saya tangkap saat melihat bangunan Balikpapan Islamic Centre yang ada di Balikpapan. Rasa bangga dan bahagia ketika melihat rumah Allah yang begitu indah. Takjub dengan arsitektur bangunannya yang bergaya Arab-Romawi.

Salah satunya yang menjadi pusat perhatian saya adalah Gerbang Rasul di Balikpapan Islamic Centre yang dirancang membentuk bulan sabit dan memiliki 25 pilar. Jumlah ini menggambarkan banyaknya nabi dan rasul dalam Al Quran. Ada pesan ilmu keislaman dari arsitektur yang dibuat. Selain sebagai memperlengkap keindahan, simbol-simbol ini memberikan edukasi ke para pengunjung.

Kemegahan masjid memang diperlukan untuk syiar agama. Namun Al Quran menegaskan agar masjid untuk dimakmurkan, bukan justru sibuk membangun fisiknya tetapi meninggalkan jiwanya tanpa jamaah. Bukankah memakmurkan masjid adalah tanda orang-orang beriman?

baca juga : Coffee Morning

"Hanyalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain Allah, maka merekalah yang termasuk golongan orang-orang yang selalu mendapat petunjuk (dari Allah Ta'ala)" (QS At-Taubah: 18).

Pengertian memakmurkan masjid di sini bukan berarti berlomba-lomba membangun masjid yang megah di setiap kampung dan permukiman. Tapi pengertian memakmurkan masjid dalam ayat ini adalah dengan melaksanakan ibadah di dalamnya dalam rangka mencari keridhaan Allah. Misalnya saja shalat, berdzikir dan mempelajari ilmu agama.

Masjid adalah rumah Allah, dan Allah selalu menghormati para pengunjung rumah-Nya. Setiap muslim yang bejalan menuju masjid untuk menunaikan shalat akan mendapatkan penghormatan dari Allah dan hidayah, kedamaian dan rahmat Allah yang dilimpahkan kepadanya.

Bukankah diantara orang yang mendapatkan naungan dari Allah pada hari dimana tidak ada naungan selain naungan Allah, adalah orang yang terpaut hatinya dengan masjid. Semoga kita termasuk bagian didalamnya. Jangan sampai masjid ini hanya ramai di saat shalat Maghrib, tapi sepi di saat Subuh. Masih banyak saya temukan keadaan ini di berbagai masjid di Balikpapan.

Maraknya pembangunan masjid di antara rumah-rumah penduduk menjadi kebanggaan tersendiri bagi umat Islam. Namun sayangnya, masih banyak terdapat bangunan masjid yang tidak terawat, kotor dan kumuh, bahkan sepi dari kegiatan-kegiatan Islami. Bahkan ada masjid yang hanya dimanfaatkan untuk shalat dan waktu-waktu tertentu yang dianggap sakral saja. Astaghfirullah! Ini jelas jauh dari sikap memakmurkan masjid.

baca juga : Miris Investasi Miras

Masjid yang makmur seharusnya adalah masjid yang berhasil tumbuh menjadi pusat kegiatan umat. Artinya, masjid benar-benar dapat berfungsi sebagai tempat beribadah umat Islam setiap saat dan menjadi pusat berkembangnya kebudayaan Islam.

Masjid yang makmur tidak hanya sebatas pada pesona fisik bangunannya yang megah dan kokoh, tetapi harus diimbangi dengan kebersihan masjid, perawatan piranti masjid, adanya manajemen kepengurusan masjid dan program kegiatan yang berkesinambungan, serta antusiasme jamaah untuk menyelenggarakan kegiatan peribadatan maupun kegiatan keislaman lainnya.

Balikpapan Islamic Centre dibangun di atas area seluas 8.755 meter persegi. Fasilitasnya pun sangatlah lengkap. Alangkah indahnya jika di setiap sudutnya terdapat majelis ilmu. Seperti halnya yang saya lihat di Masjid Nabawi dan Masjidil Haram di hampir setiap shalat fardhu. Insyaallah, semoga Allah memudahkan jalan ini dan memakmurkan masjid kebanggaan kita, Balikpapan Islamic Centre. (*)

***

Perbarui informasi terkini, unik, dan menarik melalui medsos.

Join BBM Channel, invite PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co, follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved