Kalau Mau Beli Daging Sapi yang Rp 80.000 Langsung Beli Saja di Jakarta. . .

Dia mengatakan, harga daging sapi yang sebelum puasa hanya Rp 90.000 per kg, kini naik menjadi Rp 100.000.

Kalau Mau Beli Daging Sapi yang Rp 80.000 Langsung Beli Saja di Jakarta. . .
tribunkaltim.co/muhammad arfan
Aktivitas salah seorang pedagang daging sapi di Pasar Induk Bulungan beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTIM.CO, BAUBAU - Keinginan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menurunkan harga daging sapi menjadi Rp 80.000 per kilogram (kg) tampaknya tidak akan terwujud di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara.

Menurut para pedagang di pasar tradisional Karya Nugraha, harga daging sapi justru akan terus melambung mendekati Lebaran.

"Kami tergantung dari yang penjual sapinya, kalau satu ekor sapinya mendekati Lebaran naik harganya, kami juga akan menaikan harga jual daging sapi," kata seorang pedagang daging sapi, Dedi (23), Rabu (8/6/2016).

Dia mengatakan, harga daging sapi di Kota Baubau yang sebelum puasa hanya Rp 90.000 per kg, kini naik menjadi Rp 100.000.

BACA JUGA: Berikut Tiga Komoditas Pangan yang Mengalami Kenaikan Harga Jelang Ramadhan

Seorang pedagang daging sapi lainnya, Arfan (24), mengatakan, rencana pemerintah menekan harga daging sapi karena akan mengimpor daging sapi. Namun ia bersama penjual daging sapi lainnya tidak menjual daging impor.

"Tidak ada daging impor di sini. Daging yang kami jual di sini semua daging dari sapi lokal saja yang ada di sekitar Baubau ini, kalau mau beli harga daging sapi yang Rp 80.000 langsung beli saja di Jakarta," ujar Arfan.

Harga sapi lokal sekitar Rp 7 juta per ekornya sudah termasuk dengan harga angkutan. Namun bila mendekati Lebaran harga sapi lokal naik, maka tidak menutup kemungkinan harga daging sapi yang dijual ikut naik pula.

"Kami akan lihat bagaimana menjelang lebaran nantinya. Kemungkinan akan naik harga tergantung semua dari pedagang lainnya. Tapi untuk saat ini harga daging sapi masih Rp 100.000 per kg," tuturnya. (Kontributor Baubau/Defriatno Neke)

***

Perbarui informasi terkini, unik, dan menarik melalui medsos.

Join BBM Channel, invite PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co, follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim

Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved