Jumat, 17 April 2026

Ikut Sumbang Pedagang yang Dirazia, Mendagri Instruksikan Direktur Satpol PP Tegur Anak Buahnya

Seorang warga yang terkena razia adalah Saeni (53), warga Kabupaten Serang yang berjualan nasi di warung makan miliknya pada siang hari.

(Twitter/Dwika Putra)
Ibu Saeni (53 tahun) penjual nasi di Kota Serang, Provinsi Banten yang mendapat simpati publik setelah menjadi sasaran razia Satpol PP. (Twitter/Dwika Putra) 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menginstruksikan Direktur Satpol PP untuk menegur dan mengingatkan jajaran Satpol PP Kabupaten Serang agar tidak berlebihan saat menjalankan instruksi kepala daerah.

Instruksi tersebut terkait dengan razia yang dilakukan Satpol PP Kabupaten Serang pada Jumat (10/6/2016), terhadap puluhan warung makan di Kabupaten Serang.

Seorang warga yang terkena razia adalah Saeni (53), warga Kabupaten Serang yang berjualan nasi di warung makan miliknya pada siang hari.

"Bahwa dalam melaksanakan instruksi kepala daerah atau melaksanakan peraturan daerah harus bersikap simpatik, mengedepankan penyuluhan, tidak over acting dan menimbulkan tidak simpatiknya masyarakat kepada pemerintahan baik pusat maupun daerah," tulis Tjahjo dalam keterangan tertulisnya, Minggu (12/6/2016).

Baca juga: Donasi Ditutup, Kurang dari 36 Jam Sumbangan untuk Ibu Eni Sudah Tembus Rp 265 Juta

Dia menambahkan, Satpol PP di seluruh daerah harus melakukan introspeksi dari kejadian tersebut.

Tjahjo menyarankan warung makan yang buka saat Ramadhan cukup diingatkan agar tidak terlalu mencolok aktivitasnya.

"Supaya tidak mencolok cukup ditutup tirai, tujuannya menjaga toleransi masyarakat yang beragama," lanjut Tjahjo.

Tjahjo pun menyatakan tugas Satpol PP memang melaksanakan perda. Hanya, sejak tahun 2015, dirinya sebagai pembina Satpol PP mengatakan bahwa tugas satpol PP harus mengutamakan penyuluhan.

Baca: Keren. . . Donasi untuk Ibu Eni Penjual Nasi 'Korban' Satpol PP Mencapai Rp 232 Juta

"Jangan over acting dan sok kuasa, memang masyarakat di daerah harus ditertibkan, tapi tetap harus manusiawi," papar Tjahjo.

"Saya pribadi sebagai Mendagri memberikan dana sebagai modal kerja kepada penjual makanan yang makanannya disita Satpol PP," lanjut dia. (Rachmat Nur Hakim)

***

Perbarui informasi terkini, unik, dan menarik melalui medsos.

Join BBM Channel, invite PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co, follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved